Kapuas 2 menit baca • 1 jam lalu

Bupati Wiyatno Tegaskan Kesiapsiagaan Kapuas Hadapi Ancaman Karhutla

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 4 November 2026 - 08:19 WIB
Ukuran Teks:
Bupati Wiyatno Tegaskan Kesiapsiagaan Kapuas Hadapi Ancaman Karhutla
Keterangan Gambar: Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno.

 

 

KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui koordinasi lintas sektor. Hal tersebut disampaikan Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno saat menghadiri Rapat Koordinasi Penuntasan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, tersebut dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah kepala daerah se-Kalimantan Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kapuas didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam arahannya, Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan seluruh pihak agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, meskipun hujan mulai turun di sejumlah wilayah. Berdasarkan analisis BMKG, suhu udara diperkirakan kembali meningkat pada minggu kedua November sehingga potensi munculnya titik panas (hotspot) harus tetap diantisipasi.

Rapat koordinasi ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap langkah penanganan yang telah dilakukan sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mengendalikan karhutla.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan 14 posko karhutla yang didukung sejumlah personel untuk melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran.

Ia juga mengungkapkan bahwa hampir seluruh desa di Kabupaten Kapuas terdampak karhutla. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius, kesiapan personel, serta penanganan secara intensif di lapangan.

Menurutnya, keberadaan posko dan koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam mempercepat upaya pencegahan maupun penanganan apabila terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Kapuas.

Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat upaya pencegahan dini, serta mengoptimalkan penanganan karhutla.

Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu menekan risiko kebakaran hutan dan lahan, melindungi masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah. (HR)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!