PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S Dohong, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat bergantung pada proses pendidikan yang didukung tenaga pendidik berkualitas.
Arton menyebut guru memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan generasi muda. Tugas guru, kata dia, bukan hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter, moral, dan kepribadian peserta didik.
“Peran guru sangat menentukan arah masa depan generasi muda, sehingga keberadaannya tidak bisa diabaikan begitu saja,” ujar Arton, baru-baru ini.
Ia mendorong agar peningkatan kompetensi guru dilakukan secara berkelanjutan. Perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, serta perubahan kebutuhan peserta didik menuntut tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan metode pembelajaran.
Menurut Arton, dukungan terhadap guru harus diberikan secara menyeluruh, termasuk melalui pelatihan, pengembangan kapasitas, penyediaan fasilitas penunjang, hingga penghargaan terhadap pengabdian mereka.
“Investasi terbesar dalam sektor pendidikan bukan semata membangun fasilitas belajar, melainkan memastikan para guru memiliki kemampuan yang terus berkembang, memperoleh dukungan yang memadai, serta mendapatkan penghargaan atas pengabdiannya,” katanya.
Selain kompetensi, Arton juga menyoroti pentingnya kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, kondisi kerja yang layak dan dukungan yang memadai akan membantu guru menjalankan tugas secara lebih optimal.
“Dengan kondisi kerja yang lebih baik, para pendidik akan semakin fokus dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas,” tegasnya.
Arton menilai keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya dilihat dari capaian akademik peserta didik. Pendidikan juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi tantangan di masa depan.
“Kalau kita ingin mencetak generasi yang unggul, maka kualitas dan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian dalam kebijakan pembangunan pendidikan,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Arton mengajak Pemerintah Provinsi Kalteng, pemerintah kabupaten dan kota, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Ia menilai kolaborasi antarpihak diperlukan agar kebijakan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas serta kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kita bangun pendidikan yang baik dengan memuliakan gurunya. Jika gurunya kuat, maka masa depan daerah pun akan semakin terjamin,” tandas Arton. (kn)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!