- \'Si Pelanduk\' Diluncurkan, Pemkab Murung Raya Dorong Pembangunan Kependudukan Lebih Terukur
- Tingkatkan PAD, Pemkab Murung Raya Dorong Sistem Pajak Daerah Terintegrasi
- Efisiensi Anggaran, Pemkab Murung Raya Ubah Pola Pembinaan Perusahaan
- Karnaval Tira Tangka Balang Semarak, Pemkab Murung Raya Perkuat Identitas Budaya Daerah
- RSUD Puruk Cahu Tertibkan Arsip Rekam Medis, Pemkab Murung Raya Tekankan Keamanan Data Pasien
- Karnaval Budaya Semarakkan Hari Jadi Murung Raya, Pemkab Dorong Budaya Lokal Jadi Kekuatan Pariwisat
- Pemkab Murung Raya Dukung Penguatan Pendidikan Saat Gubernur Kalteng Kunjungi SMKN 1 Murung
- Pemkab Murung Raya Semarakkan Hari Jadi ke-24 dengan Malam Hiburan Rakyat
- HUT ke-24 Murung Raya Dirayakan Meriah, Pemkab Hadirkan Ruang Hiburan dan Kebersamaan untuk Warga
- Hari Jadi Murung Raya Jadi Momentum Pemkab Perkuat Sinergi dan Percepat Pembangunan Daerah
Bapperida Kalteng Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026

Keterangan Gambar : Kepala Bapperida Prov. Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan laporan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM– Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 pada Kamis, 6 Februari 2025, di Aula Bapperida Kalteng, Palangka Raya.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Kota Palangka Raya Tinjau Pelayanan Masyarakat di Mall Pelayanan Publik0
- Dandenpom XII/2 Palangka Raya Pimpin Laporan Korp Perwira dan Serah Terima Jabatan0
- Ditunjuk Jadi Ketua Partai Gerindra Kalteng, Agustiar Tegaskan Dukungan untuk Ketahanan Pangan Nasio0
- Agustiar Sabran Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Pemerintah Pusat 0
- Sukses Pimpin Kalteng 2 Priode, Sugianto Sabran yang Diisukan Menjadi Menteri dalam Kabinet Prabowo0
Kepala Bapperida Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa konsultasi ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan RKPD 2026. Sebelumnya, telah dilakukan Koordinasi RKPD Kabupaten/Kota pada 13 Januari 2025. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjaring masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan rancangan awal RKPD, yang nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026.
Selaras dengan RPJPD, RPJMN, dan Prioritas Nasional
Leonard menekankan bahwa RKPD 2026 disusun sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, yang tetap memperhatikan arah pembangunan nasional dalam RPJMN 2025-2029.
“Penyusunan RKPD ini mengacu pada delapan Prioritas Nasional yang ditekankan dalam RPJMN, di antaranya pengentasan kemiskinan, pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, serta pengembangan wilayah,” jelas Leonard.
Lebih lanjut, sinkronisasi dokumen perencanaan dilakukan dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kalteng 2025-2045, yang menjadi acuan utama bagi kepala daerah dalam merumuskan visi, misi, serta program kerja mereka.
Tema dan Prioritas Pembangunan Kalteng 2025-2029
Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Sri Widanarni, menyampaikan bahwa tema pembangunan Kalteng dalam periode 2025-2029 adalah “Penguatan Pondasi Transformasi”.
Beberapa prioritas pembangunan yang telah ditetapkan meliputi:
• Menjadikan Kalteng sebagai Lumbung Pangan Nasional
• Pusat Konservasi Internasional
• Hilirisasi Industri dan Pengolahan Sumber Daya
• Peningkatan Sektor Pendidikan dan Kesehatan
• Program Makan Bergizi Gratis untuk Masyarakat
• Ketahanan Pangan, Air, dan Energi
“Dalam proses pembangunan, diperlukan sinkronisasi, sinergisitas, dan harmonisasi antar sektor serta antar wilayah. Ini penting untuk memastikan perencanaan pembangunan selaras mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota,” ujar Sri.
Pentingnya Keselarasan Perencanaan Pembangunan
RKPD 2026 diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Tengah agar penyusunan perencanaan di tingkat kabupaten/kota tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional dan provinsi.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, baik secara daring maupun luring, termasuk Ketua Komisi IV DPRD Kalteng Lohing Simon, perwakilan instansi vertikal, serta Tenaga Ahli RKPD dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Bagaskara dan Fatima Putri Prativi.
Dengan adanya konsultasi publik ini, diharapkan RKPD 2026 mampu menjawab tantangan pembangunan daerah, memperkuat daya saing ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Wagub Kalteng Turun Langsung Pantau Penanganan Karhutla di Palangka Raya
Wagub Kalteng Turun Langsung Pantau Penanganan Karhutla di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo turun langsung meninjau dan memantau penanganan kebakaran hutan dan . . .
-
Fraksi Partai Perindo DPRD Sebut Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas Capai Rp1,4 Miliar
Fraksi Partai Perindo DPRD Sebut Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas Capai Rp1,4 Miliar
KUALA KURUN - Fraksi Partai Perindo pada DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) meminta kepada pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, untuk segera menindaklanjuti tunggakan . . .
-
Gubernur Kalteng Kunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun, Dorong Generasi Muda Mengenyam Pendidikan Tinggi
Gubernur Kalteng Kunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun, Dorong Generasi Muda Mengenyam Pendidikan Tinggi
PANGKALAN BUN, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat . . .
-
Kolaborasi Dinkes Kalteng dan SPPG Palangka Raya
Kolaborasi Dinkes Kalteng dan SPPG Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan konsultasi dan koordinasi dari Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi . . .
-
Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gumas Minta Evaluasi Kepala Perangkat Daerah Tidak Capai Target PAD
Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gumas Minta Evaluasi Kepala Perangkat Daerah Tidak Capai Target PAD
KUALA KURUN - Fraksi Gerakan Nasional di DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyampaikan saran serta masukan kepada sejumlah perangkat daerah, dalam pembahasan Rancangan . . .

















