- BPBD Kapuas Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Ancaman Karhutla
- Pelayanan Disdukcapil Kapuas Terkendala Pemadaman Listrik dan Gangguan Sinyal
- Komisi XII DPR RI Terima Aspirasi BAKORMAD Kapuas Terkait Pertambangan Rakyat
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo, Desak Penegakan Hukum yang Transpa
- Pria di Kapuas Tengah Tewas Diduga Dibacok Anak Kandung, Polisi Amankan Barang Bukti
- Pemkab Kapuas Susun Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol, Libatkan Berbagai Unsur Masyarakat
- Pemkab Kapuas Finalisasi Aturan Insentif Investasi untuk Tarik Lebih Banyak Investor
- Bupati Kapuas dan Danlanal Banjarmasin Perkuat Sinergi, Bahas Stabilitas Keamanan Daerah
- Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka, Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Mas
- Agustiar Lantik Pengurus Baru KADIN Kalteng, Dorong Dunia Usaha Jadi Motor Pembangunan Daerah
PERKUAT PERSATUAN DALAM TOLERANSI, WAGUB KALTENG BUKA SINODE UMUM KE-25 GKE TAHUN 2026 DI MURUNG RAY

Keterangan Gambar : Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, secara resmi membuka Sinode Umum ke-25 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026. (Foto:Istimewa)
Baca Lainnya :
- Leonard S. Ampung Buka Pelatihan Transformasi Digital Menuju Koperasi Modern bagi Pengurus KPRI0
- Cek Ketersediaan Minyak Goreng di Palangkaraya, Pengurus P4B Sambut Perwakilan Perusahaan RNI0
- Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-76, Kapolda Kalteng Ikuti Motor Trail Adventure di Barsel0
- Kapolda Kalteng Bagikan Bansos ke Warga Desa Dalam Even Bhayangkara Trail Adventure0
- Tekankan Sinergitas TNI-Polri, Kapolri : Sukseskan Event Nasional dan Internasional0
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, secara resmi membuka Sinode Umum ke-25 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 di GOR TMTL (Tana Malai Tolung Lingu), Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Selasa (7/7/2026). Pembukaan ditandai dengan membunyikan lonceng sebagai simbol dimulainya persidangan gerejawi yang akan berlangsung hingga 11 Juli 2026.
Sinode Umum ke-25 GKE menjadi agenda besar gereja yang diikuti sekitar 1.100 peserta dari berbagai wilayah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum persidangan gerejawi, tetapi juga momentum penting untuk menentukan arah kebijakan, pelayanan, dan pengabdian GKE selama lima tahun ke depan.
Ketua Panitia Pelaksana, Perdie M. Yoseph, mengatakan Sinode Umum merupakan tonggak strategis dalam perjalanan GKE sekaligus ruang refleksi atas perjalanan iman dan pelayanan gereja.
"Sinode Umum ke-25 ini bukan sekadar agenda persidangan gerejawi, tetapi menjadi momentum strategis untuk menentukan arah pelayanan GKE lima tahun mendatang," ujarnya.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang dibacakan Wakil Gubernur Edy Pratowo, disampaikan bahwa GKE telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah, tidak hanya melalui pembinaan kehidupan rohani, tetapi juga di bidang pendidikan, pelayanan sosial, pembinaan generasi muda, hingga menjaga kerukunan masyarakat.
"Karena itu, Sinode Umum ke-25 GKE Tahun 2026 memiliki arti yang sangat penting. Forum ini menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat peran gereja dalam menjawab berbagai tantangan di masyarakat," kata Edy.
Mengusung tema "Hiduplah sebagai terang yang membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran", Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap GKE terus menghadirkan karya nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Edy Pratowo juga berharap hasil persidangan mampu melahirkan berbagai keputusan strategis yang memperkuat pelayanan gereja agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, kolaborasi antara gereja dan pemerintah perlu terus diperkuat dalam menghadapi berbagai persoalan, seperti pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, perluasan akses pendidikan, hingga perlindungan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba dan berbagai penyakit sosial.
Selain itu, GKE diharapkan terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama dengan menjunjung tinggi falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat.
"Semoga Sinode Umum ke-25 GKE dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik yang membawa kemajuan bagi gereja, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang maju, rukun, sejahtera, dan bermartabat," tutupnya. (Yz)
Berita Utama
-
Komisi XII DPR RI Terima Aspirasi BAKORMAD Kapuas Terkait Pertambangan Rakyat
Komisi XII DPR RI Terima Aspirasi BAKORMAD Kapuas Terkait Pertambangan Rakyat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Badan Koordinasi Masyarakat (BAKORMAD) Kabupaten Kapuas melakukan kunjungan ke Komisi XII DPR RI untuk menyampaikan aspirasi . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo, Desak Penegakan Hukum yang Transpa
Perkumpulan Pemuda Nusantara Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo, Desak Penegakan Hukum yang Transpa
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM — Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Pemuda Nusantara secara resmi menyampaikan sikap dan pandangannya terkait perkembangan penegakan hukum di . . .
-
Pelayanan Disdukcapil Kapuas Terkendala Pemadaman Listrik dan Gangguan Sinyal
Pelayanan Disdukcapil Kapuas Terkendala Pemadaman Listrik dan Gangguan Sinyal
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas dalam beberapa hari . . .
-
BPBD Kapuas Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Ancaman Karhutla
BPBD Kapuas Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Ancaman Karhutla
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi . . .
-
UPR dan Badan Keahlian DPR RI Teken MoU, Lantik Pengurus APHTN-HAN Kalteng, dan Gelar Seminar Nasion
UPR dan Badan Keahlian DPR RI Teken MoU, Lantik Pengurus APHTN-HAN Kalteng, dan Gelar Seminar Nasion
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Universitas Palangka Raya (UPR) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Badan Keahlian DPR RI guna memperkuat pengembangan hukum . . .

















