- DPRD Kapuas Minta OPD Aktif dalam Pembahasan Perubahan APBD 2026
- Banmus DPRD Kapuas Susun Jadwal Pembahasan Perubahan APBD 2026
- DPRD Kapuas Dorong Penguatan Mitigasi untuk Cegah Kebakaran
- Rahmad Jainudin Dorong Pendampingan Korban Kebakaran hingga Pulih
- DPRD Kapuas Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Bantu Korban Kebakaran
- Komisi IV DPRD Kapuas Pelajari Pelaksanaan Program Pendidikan dan Kesehatan
- DPRD Kapuas Dalami Pengawasan dan Distribusi MBG di Katingan
- Komisi IV DPRD Kapuas Bahas Anggaran Pendidikan dan Waktu Belajar
- Komisi III DPRD Kapuas Dorong Program Infrastruktur Lebih Tepat Sasaran
- DPRD Kapuas Bahas Penyelarasan Program Pembangunan Infrastruktur
Pemko Palangka Raya Kaji Kendaraan Listrik untuk Efisiensi Anggaran Operasional

11 juni 2026
Baca Lainnya :
- Aktif Kegiatan Kamtibmas, Personel Intel Brimob Polda Kalteng Kunjungi Markas LSR LPMT Kalteng0
- Polri Gelar Lomba Menembak Bersama Perwira Tinggi TNI-Polri dengan Insan Pers0
- Wagub Kalteng Hadiri Pembukaan Gugus Tugas Reforma Agraria 20220
- Peringati Hari Bhayangkara Ke - 76, Itwasda Polda Kalteng Bagikan 100 Paket Bansos0
- Bareskrim Amankan Aset Senilai 700 Milyar Dari Kasus Korupsi Lahan Rusun di Cengkareng0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya mulai mengkaji penggunaan kendaraan listrik sebagai armada operasional guna meningkatkan efisiensi anggaran di tengah meningkatnya biaya bahan bakar minyak (BBM). Langkah tersebut menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan untuk mendukung pelayanan publik yang lebih hemat dan ramah lingkungan.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan kajian masih dilakukan secara menyeluruh sebelum pemerintah mengambil keputusan terkait pengadaan kendaraan listrik. Menurutnya, berbagai aspek, mulai dari efektivitas hingga kesiapan infrastruktur, menjadi bahan pertimbangan utama.
"Saat ini kami masih melakukan kajian agar nantinya keputusan yang diambil benar-benar memberikan manfaat dari sisi efisiensi anggaran maupun pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Selain mempertimbangkan pembelian kendaraan, pemerintah juga mengkaji opsi kerja sama melalui sistem sewa. Skema tersebut dinilai dapat menjadi alternatif apabila lebih menguntungkan dari sisi pembiayaan dan operasional jangka panjang.
Pemko Palangka Raya berharap hasil kajian tersebut mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sehingga penggunaan kendaraan listrik tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Berita Utama
-
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti realisasi pendapatan daerah yang hingga 31 Juli 2026 baru mencapai Rp581,3 miliar lebih atau . . .
-
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya membuka opsi penambahan anggaran untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui . . .
-
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, meminta pemerintah dan Pertamina mempertimbangkan kembali kenaikan harga BBM . . .
-
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya mendukung keputusan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai 1 . . .
-
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menghadapi musim kemarau yang disertai kabut asap, masyarakat Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, menggelar . . .

















