- DPRD Kapuas Minta OPD Aktif dalam Pembahasan Perubahan APBD 2026
- Banmus DPRD Kapuas Susun Jadwal Pembahasan Perubahan APBD 2026
- DPRD Kapuas Dorong Penguatan Mitigasi untuk Cegah Kebakaran
- Rahmad Jainudin Dorong Pendampingan Korban Kebakaran hingga Pulih
- DPRD Kapuas Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Bantu Korban Kebakaran
- Komisi IV DPRD Kapuas Pelajari Pelaksanaan Program Pendidikan dan Kesehatan
- DPRD Kapuas Dalami Pengawasan dan Distribusi MBG di Katingan
- Komisi IV DPRD Kapuas Bahas Anggaran Pendidikan dan Waktu Belajar
- Komisi III DPRD Kapuas Dorong Program Infrastruktur Lebih Tepat Sasaran
- DPRD Kapuas Bahas Penyelarasan Program Pembangunan Infrastruktur
Membanggakan, Kalteng Masuk 10 Provinsi Persentase Penduduk Korban Kejahatan Terendah Nasional
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin
Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masuk 10 provinsi dengan persentase penduduk yang menjadi korban kejahatan terendah nasional Tahun 2022. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kalteng berhasil menduduki peringkat ke enam terendah nasional sebagai Provinsi teraman di Indonesia dengan presentase penduduk yang menjadi korban kejahatan di angka 0,38 persen.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin saat dibincangi awak media usai melaksanakan Salat Hajat di Istana Isen Mulang, Minggu ( 31/12/2023).
Ia menyebut bahwa data tersebut berdasarkan rilis BPS yang tentunya memberikan gambaran kondusifitas secara umum di Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- Awal Tahun 2024, Pemprov Kalteng Gelar Apel Besar0
- Brimob Polda Kalteng Turut Serta Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Telabang 20230
- Junaidi, Ketua Umum HIPKA Kalteng Sambut Kedatangan 2 Tokoh Nasional, Siapa Mereka?0
- Gubernur Kalteng Hadiri Serah Terima Jabatan Danrem 102 Panju Panjung0
- Jasa Raharja Kalteng Kesiapan PAM Natal 2023 Dan Tahun Baru 20230
Kejahatan erat kaitannya dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan yang timpang atau tidak merata, bisa menjadi pemicu munculnya masalah sosial, yang bisa akumulatif menjadi penyakit sosial, berupa kejahatan ucapnya.
Menurutnya, pemerataan tingkat kesejahteraan dan tarap hidup masyarakat di Kalteng yang terus meningkat, memberikan kontribusi besar dalam menekan angka kejahatan yang muncul di tengah-tengah masyarakat.
Nuryakin menambahkan, berdasarkan data BPS Kalteng menduduki posisi ke enam terendah nasional dalam hal penduduk yang menjadi korban kejahatan. Ia mengklaim bahwa hal tersebut menunjukkan Kalimantan Tengah merupakan provinsi yang sangat kondusif dan aman.
Kondisi tersebut akan memberikan rasa aman bagi warga, di sisi lain akan memberikan peluang dari sektor lainnya seperti investasi salah satunya, karena rasa aman dan minimnya gejolak akan memberikan keyakinan bagi para investor termasuk sektor lain seperti kunjungan wisatawan merasa nyaman dan terlindungi imbuhnya.
Ditambahkan juga, kondisi tersebut jangan juga membuat kita lengah dan terbuai. Karena kejahatan kapan bisa saja terjadi, yang didukung oleh peluang dan kesempatan.
Terlebih menghadapi pesta demokrasi tahun 2024, kewaspadaan terhadap kerawanan sosial makin kita tingkatkan. Hal ini sejalan dengan harapan bapak Gubernur bahwa pesta demokrasi harus dimaknai sebagai sebuah kegembiraan, bukan menonjolkan perbedaan-perbedaan yang tidak perlu, karena perbedaan pada hakekatnya adalah berkah pungkasnya.
Berdasarkan laporan BPS, ada 0,53% penduduk Indonesia yang menjadi korban kejahatan sepanjang 2022. BPS mendefinisikan korban kejahatan sebagai seseorang yang diri/harta bendanya mengalami/terkena tindak kejahatan atau usaha/percobaan tindak kejahatan,seperti pencurian, pencurian dengan kekerasan, pelecehan seksual, penganiayaan, dan lainnya.
Secara data, tercatat ada 10 Provinsi yang masuk sebagai provinsi teraman di Indonesia Tahun 2022 yakni peringkat pertama yaitu Bali dengan angka 0,20 persen, Sulawesi Barat di angka 0,30 persen, Aceh diangka 0,34 persen, Kalimantan Selatan di angka 0,36 persen, Jawa Timur di angka 0,38 persen, Kalteng di angka 0,38 persen, Kalimantan Timur di angka 0,41 persen, Kalimantan Barat di angka 0, 42 persen, Gorontalo di angka 0,44 persen dan Kep.Bangka Belitung di angka 0,44 persen.
Via : MMC Kalteng
Berita Utama
-
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti realisasi pendapatan daerah yang hingga 31 Juli 2026 baru mencapai Rp581,3 miliar lebih atau . . .
-
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya membuka opsi penambahan anggaran untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui . . .
-
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, meminta pemerintah dan Pertamina mempertimbangkan kembali kenaikan harga BBM . . .
-
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya mendukung keputusan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai 1 . . .
-
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menghadapi musim kemarau yang disertai kabut asap, masyarakat Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, menggelar . . .

















