Palangka Raya 1 menit baca • 09 Okt 2025

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu saat menghadiri agenda rapat paripurna

Penulis: Admin Potret Kalteng | Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:17 WIB
Ukuran Teks:
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu saat menghadiri agenda rapat paripurna
Keterangan Gambar: Foto: Dokumentasi Redaksi / POTRET KALTENG



PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menyoroti masih maraknya kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang melintas di kawasan permukiman. Menurutnya, hal tersebut berpotensi merusak infrastruktur jalan serta mengganggu kenyamanan warga.


Ia menegaskan perlunya kerja sama lintas sektor antara Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan). Dengan pengawasan terintegrasi, diharapkan kendaraan berat tidak lagi melintas di jalan yang tidak sesuai peruntukannya.

“Kalau ini tidak dikendalikan, dikhawatirkan pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan pemerintah cepat rusak,” ujarnya, Selasa (7/10). Politisi asal PSI itu menekankan pentingnya regulasi tegas agar kendaraan berat sesuai jalur yang ditentukan.


Sebagai solusi, Hap mengusulkan agar dibuat lokasi khusus untuk bongkar muat barang. Dengan cara ini, truk-truk besar cukup menurunkan muatan di titik tertentu, kemudian didistribusikan menggunakan kendaraan lebih kecil. Menurutnya, selain menjaga infrastruktur, langkah tersebut juga berpotensi menumbuhkan perekonomian lokal.


Ia mencontohkan praktik di Kota Banjarmasin, di mana kontainer hanya didrop di pelabuhan dan tidak masuk ke jalan kota. “Hal seperti ini perlu ditindaklanjuti dan dikoordinasikan antar-OPD terkait,” tutupnya.


AJ

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!