PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ujian Nasional (UN) masih dianggap sebagai salah satu instrumen penting dalam mengukur kompetensi peserta didik di tingkat sekolah. Pandangan ini disampaikan oleh Anggota Komisi DPRD dalam tanggapannya terkait pelaksanaan evaluasi pendidikan di daerah tersebut.
Meskipun UN bukan lagi satu-satunya penentu kelulusan siswa, namun pelaksanaannya tetap memiliki peran strategis sebagai indikator capaian belajar yang dapat membantu sekolah dan pemerintah daerah dalam memetakan kualitas pendidikan secara umum.
“UN bisa menjadi tolak ukur kompetensi peserta didik. Dari situ kita bisa melihat sejauh mana efektivitas proses belajar-mengajar di sekolah,” ujar .
Ia menambahkan bahwa hasil UN juga bisa menjadi referensi penting dalam perumusan kebijakan pendidikan, termasuk dalam perbaikan kurikulum dan peningkatan kapasitas guru.
Anna juga menyoroti pentingnya peran orang tua dan guru dalam membimbing siswa menghadapi ujian, baik secara akademik maupun mental. Menurutnya, kolaborasi antara keluarga dan sekolah menjadi kunci utama dalam mempersiapkan peserta didik agar tidak hanya siap secara materi, tetapi juga kuat secara emosional.
“Mental peserta didik juga harus dipersiapkan. Jangan sampai tekanan ujian justru membuat mereka stres. Perlu pendekatan yang seimbang antara prestasi dan kenyamanan belajar,” tambahnya.
DPRD Kota Palangka Raya melalui Komisi C menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kualitas pendidikan di daerah, termasuk mendukung sarana dan prasarana pendidikan yang memadai demi menunjang proses evaluasi yang adil dan efektif.
RH

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!