Palangka Raya 1 menit baca • 29 Okt 2024

Pemko Palangka Raya Perkuat Sinergi Turunkan Stunting, Targetkan Angka Prevalensi di Bawah 12%

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 29 Oktober 2024 - 22:29 WIB
Ukuran Teks:
Pemko Palangka Raya Perkuat Sinergi Turunkan Stunting, Targetkan Angka Prevalensi di Bawah 12%
Keterangan Gambar: Foto: Dokumentasi Redaksi / POTRET KALTENG

PotretKalteng.com, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus memperkuat sinergi untuk menurunkan angka stunting, sebuah upaya penting dalam mencetak generasi masa depan yang sehat dan produktif. Langkah ini diwujudkan melalui rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) pada Selasa (29/10/2024).

 

Rapat yang berlangsung di Jalan Kinibalu, Kota Palangka Raya ini bertujuan untuk menyamakan langkah dan memperkuat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lurah, hingga penyuluh KB.

 

Hadir pula Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palangka Raya, Dedi Purwantoro, yang menegaskan bahwa Pemko Palangka Raya berkomitmen penuh untuk menurunkan angka prevalensi stunting di kota ini.

 

“Kami berkomitmen untuk terus menekan angka stunting sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting,” ungkap Dedi.

 

Ia menyebutkan bahwa Pemko Palangka Raya ingin berperan aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sebuah visi yang menargetkan generasi Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.

 

Pada 2024 ini, angka prevalensi stunting di Kota Palangka Raya mencapai 12,39 persen, berdasarkan data dari Pemerintah Pusat.


“Mencapai target ini tidak mudah, tapi dengan kerja keras dan sinergi seluruh pihak, kita optimis angka ini bisa turun,” tambah Dedi.

 

Sejak 2023, Pemko Palangka Raya telah menjalankan berbagai program intervensi melalui TPPS, dan usaha ini akan terus berlanjut. Setiap program dijalankan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, termasuk dalam pemetaan anggaran dan penandaan (tagging) pada setiap instansi terkait di lingkungan Pemko Palangka Raya.

 

“Ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk mengakhiri permasalahan stunting di kota ini,” tegas Dedi lagi.

 

Dia berharap, dengan upaya berkelanjutan ini, generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan siap menyongsong masa depan.

 

Rapat ini menjadi bagian dari komitmen Pemko Palangka Raya dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berdaya saing tinggi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!