Pemprov Kalteng 2 menit baca • 10 Agt 2026

PANGDAM XXII/TAMBUN BUNGAI TEGASKAN SINERGI TNI-PEMDA PERKUAT PENANGANAN KARHUTLA

Penulis: Admin Potret Kalteng | Senin, 10 Agustus 2026 - 20:52 WIB
Ukuran Teks:
PANGDAM XXII/TAMBUN BUNGAI TEGASKAN SINERGI TNI-PEMDA PERKUAT PENANGANAN KARHUTLA
Keterangan Gambar: PANGDAM XXII/TAMBUN BUNGAI ZAINUL ARIFIN BERSAMA GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN. (FOTO:YARIYANTO)



PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM -  Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan komitmen TNI untuk terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, Kepolisian, Kejaksaan, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan dan pembangunan di Kalimantan Tengah.

Hal tersebut disampaikan Pangdam saat menanggapi upaya bersama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Forkopimda, serta dukungan masyarakat, Senin (10/8/2026).


Menurutnya, sinergi yang telah terbangun selama ini akan terus dilanjutkan untuk memastikan berbagai program nasional dapat berjalan dengan baik di wilayah Kalimantan Tengah.


“Ke depannya kita berharap apa yang sudah kita lakukan ini akan berlanjut terus. Kolaborasi kita dengan pemerintah daerah, Kepolisian, Kejaksaan, sinergi akan berjalan terus,” ujar Zainul.


Ia menambahkan, kolaborasi tersebut penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung kelancaran pembangunan di Kalimantan Tengah.

“Semua program-program nasional akan kita jaga, kita kawal agar sukses berjalan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.


Terkait penguatan organisasi dan satuan, Pangdam mengungkapkan masih terdapat sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi personel dan perlengkapan. Namun, pemenuhan kebutuhan tersebut akan dilakukan secara bertahap.


“Memang kalau untuk capaian, dengan kondisi sekarang baru setahun kita banyak dari segi personel, perlengkapan masih adanya kekurangan-kekurangan. Tapi itu memang akan didukung secara bertahap,” jelasnya.


Ia menyebut, penambahan personel dan dukungan alat utama sistem senjata (alutsista) akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebijakan nasional.

Khusus untuk Yonif TP, lanjutnya, kekuatan personel saat ini baru mencapai sekitar 50 persen dan ke depan akan terus ditambah secara bergilir.

Sementara terkait penanganan karhutla, Pangdam menegaskan TNI terus berkoordinasi dengan Polda Kalteng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemerintah daerah.


“Karhutla kita selalu koordinasi dengan Polda, dengan BPBD, dengan Pemda. Kita berkolaborasi untuk segera menyelesaikan karhutla ini,” katanya.

Selain melakukan penanganan ketika terjadi kebakaran, jajaran TNI melalui Babinsa juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.


“Babinsa-Babinsa selalu menyosialisasikan terus ke masyarakat untuk jangan bakar lahan-lahan sembarangan,” ungkapnya.

Untuk mendukung respons cepat di lapangan, Pangdam menyampaikan setiap satuan juga telah mendapat dukungan kendaraan pemadam kebakaran.

Menurutnya, kendaraan tersebut disiagakan untuk membantu penanganan karhutla sewaktu-waktu dibutuhkan.


“Kita juga sudah didukung masing-masing satuan, baik Yonif TP, Kodim, itu sudah ada standby kendaraan pemadam kebakaran. Jadi setiap saat kita akan segera turun ke lapangan untuk membantu masalah karhutla ini,” pungkasnya.(YZ)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!