PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat budaya integritas sebagai bagian dari persiapan menuju Kota Percontohan Antikorupsi Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan keberhasilan menjadi kota percontohan tidak hanya diukur dari administrasi, tetapi juga dari komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Kami ingin budaya integritas menjadi bagian dari kinerja setiap perangkat daerah," ujarnya.
Pemerintah kota telah melaksanakan sejumlah langkah strategis, termasuk penguatan pengawasan internal, pengembangan sistem pelaporan masyarakat, serta edukasi antikorupsi secara berkelanjutan kepada aparatur.
Selain itu, evaluasi terhadap pelayanan publik juga terus dilakukan agar seluruh proses pemerintahan berjalan secara transparan, efektif, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang berintegritas.
Melalui berbagai penguatan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!