PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM– Seorang pria membagikan pengalamannya mengenang sebuah kota kecil di tengah Kalimantan. Facebook Trie Haryanto ini memosting pengalamannya dan juga foto-foto lama.
Tertulis "Pada tahun 2003, sebuah perjalanan pekerjaan membawa saya ke Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang cukup membekas, karena memberikan gambaran langsung tentang suasana kota di jantung Pulau Kalimantan pada masa itu"tulisnya.
Tidak hanya Palangkaraya, saya juga sempat melanjutkan perjalanan ke Muara Teweh. Dari dua wilayah yang dikunjungi, terasa jelas nuansa khas daerah yang masih tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota besar.
Jika dibandingkan dengan ibu kota provinsi lain di Kalimantan pada waktu itu, Palangkaraya terasa lebih sepi. Aktivitas kota tidak terlalu padat, lalu lintas masih lengang, dan suasana cenderung tenang. Bagi sebagian orang, kondisi tersebut mungkin terasa sunyi, namun di sisi lain justru memberikan ketenangan tersendiri.
Namun, semua itu adalah potret Palangkaraya lebih dari dua dekade lalu. Perkembangan zaman tentu membawa banyak perubahan, baik dari segi infrastruktur, pertumbuhan penduduk, maupun dinamika kehidupan kota.
"Kini, seperti apa wajah Palangkaraya? Saya sendiri belum berkesempatan kembali sejak kunjungan tersebut. Namun satu hal yang pasti, kenangan tentang kota yang tenang di tahun 2003 itu masih tetap melekat hingga sekarang"ungkapnya.
ZR

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!