Palangka Raya 1 menit baca • 07 Okt 2023

Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran Buka Acara Peningkatan Kapasitas Pokjanal Posyandu

Penulis: Admin Potret Kalteng | Sabtu, 7 Oktober 2023 - 04:56 WIB
Ukuran Teks:
Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran Buka Acara Peningkatan Kapasitas Pokjanal Posyandu
Keterangan Gambar: Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran

Potretkalteng.com  -Palangka Raya – Ketua TP PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran buka acara Peningkatan Kapasitas Pokjanal Posyandu Per Regional Wilayah Tengah di Kota Palangka Raya, yang diselenggarakan di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Jumat (6/10/2023).


Dalam sambutannya Ivo mengatakan Posyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.


‘”Maka sudah sepantasnyalah bahwa kita semua bertanggung jawab atas kelangsungan dan perkembangan Posyandu itu sendiri, diantaranya melalui Pembentukan Pokjanal Posyandu mulai Tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Pokja di Tingkat Desa/Kelurahan, dimana dalam pembentukan Pokjanal Posyandu harus melibatkan lintas sektor terkait termasuk unsur perencana pembangunan dan dapat bermitra dengan dunia usaha, lembaga kemasyarakatan, PKK, lembaga profesi dan unsur masyarakat lainnya serta dalam pelaksanaannya agar terpadu dan terintegrasi dengan program-program pemberdayaan masyarakat lainnya seperti Alokasi Dana Desa (ADD), Posyandu Lansia, Posyandu Balita, PAUD dan lain-lain,” jelasnya.


Ia berharap dengan pembinaan Pokjanal Posyandu, akan ada koordinasi yang baik dan sinergisitas program sehingga dapat terinventarisirnya data jumlah dan kegiatan Posyandu mulai Tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota. 


“Data inventarisasi Posyandu inilah yang nantinya digunakan untuk menentukan arah dan Posyandu kebijakan dalam upaya-upaya pengembangan Pokjanal,” ujarnya.


Ia menyebut, keberadaan Pokjanal Posyandu juga sangat berperan penting dalam penurunan angka stunting. 


“Dari Studi Kasus Gizi Balita Indonesia (SSGBI) prevalensi di tahun 2019 mencapai 32,3% dan berdasarkan hasil studi tahun 2021 angka prevalensi turun menjadi 27,4% dan tahun 2022 turun lagi pada angka 26,9%. Target angka stunting di tahun 2024 adalah 15,38%,” ungkapnya.(adv)


Mmckalteng

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!