PotretKalteng.com,
Palangka Raya — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya berkomitmen kuat dalam upaya pencegahan pernikahan
di bawah umur demi menciptakan
generasi yang sehat dan berkualitas. Kepala Kemenag Kota Palangka Raya, H. Nur Widiantoro, menyatakan bahwa
angka pernikahan dini di kota ini
masih relatif terkendali dan cenderung fluktuatif. Menurutnya, sebagian besar
pasangan yang melangsungkan pernikahan atau hidup bersama masih berada di atas
batas usia pernikahan yang diizinkan oleh undang-undang.
“Pernikahan usia dini berdampak besar terhadap masa depan anak-anak,
sehingga kami berupaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai
risiko dan konsekuensi pernikahan dini,” ujar H. Nur Widiantoro dalam
pernyataannya, Senin (14/10/2024). Langkah ini, lanjutnya, dilakukan sebagai
bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan generasi muda, terutama
dalam pendidikan dan kesehatan.
Melalui sosialisasi, diskusi komunitas, dan program bimbingan pranikah,
Kemenag Palangka Raya terus mengedukasi masyarakat, terutama kaum muda,
mengenai pentingnya pendidikan dan kesiapan mental sebelum memutuskan untuk
menikah. H. Nur Widiantoro menyebutkan bahwa dukungan masyarakat sangat penting
dalam menjaga anak-anak agar tidak terburu-buru menikah dan fokus terlebih
dahulu pada pengembangan diri.
Upaya
ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang menaikkan batas minimal usia
pernikahan, sebagai upaya mencegah dampak negatif pernikahan usia dini, mulai
dari putusnya pendidikan hingga risiko kesehatan bagi anak yang terlalu muda.
Kemenag
Kota Palangka Raya mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam
mengurangi angka pernikahan dini. Mari kita bersama memberikan perhatian dan
dukungan kepada generasi muda agar mereka bisa mencapai cita-cita tanpa
terburu- buru menikah di usia dini. Kunjungi portal Potret Kalteng untuk
mendapatkan informasi lebih lanjut tentang peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung masa depan
yang lebih baik bagi anak-anak di Palangka Raya.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!