Pemprov Kalteng 3 menit baca • 27 Agt 2026

Faridawaty Dorong Rehabilitasi Puskesmas Tangkiling, Kebutuhan Anggaran Capai Rp9 Miliar

Penulis: Admin Potret Kalteng | Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:15 WIB
Ukuran Teks:
Faridawaty Dorong Rehabilitasi Puskesmas Tangkiling, Kebutuhan Anggaran Capai Rp9 Miliar
Keterangan Gambar: Foto Bersama

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah sekaligus Anggota DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, mendorong segera dilakukan pembenahan terhadap Puskesmas Tangkiling di Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya. Rehabilitasi bangunan dan penambahan fasilitas dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Faridawaty saat melaksanakan kunjungan dalam rangka reses perseorangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ke Puskesmas Tangkiling, Kamis (27/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyerap berbagai aspirasi dari pihak puskesmas, mulai dari kondisi bangunan, kebutuhan ruang rawat inap, hingga pemenuhan tenaga kesehatan.

Faridawaty mengatakan kondisi fasilitas Puskesmas Tangkiling membutuhkan perhatian serius. Apalagi, puskesmas tersebut memiliki aktivitas pelayanan yang cukup tinggi dan menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang dibutuhkan masyarakat di wilayah tersebut.

“Puskesmas Tangkiling membutuhkan rehabilitasi bangunan yang rusak dan pembangunan ruang rawat inap. Kebutuhan anggarannya kurang lebih Rp9 miliar agar sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan, sehingga Puskesmas Tangkiling dapat menjadi puskesmas kota dengan standar pelayanan kesehatan yang baik,” kata Faridawaty, Kamis (27/08/2026).

Menurutnya, pembangunan ruang rawat inap menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian. Dalam sehari, jumlah pasien yang dilayani Puskesmas Tangkiling berkisar 40 hingga 50 orang.

Tidak hanya pelayanan rutin, puskesmas tersebut juga memiliki unit gawat darurat (UGD) yang beroperasi selama 24 jam. Bahkan, Puskesmas Tangkiling juga menerima pasien rujukan dari luar kota sehingga kebutuhan terhadap fasilitas yang lebih lengkap semakin mendesak.

Faridawaty menilai keberadaan ruang rawat inap akan memberikan dukungan penting terhadap kapasitas pelayanan. Ketiadaan fasilitas tersebut saat ini menjadi salah satu keterbatasan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara lebih optimal kepada masyarakat.

Ia menyebut bangunan utama Puskesmas Tangkiling telah berdiri sejak 2007 dengan luas tanah sekitar 1.300 meter persegi. Karena itu, pengembangan fasilitas perlu direncanakan secara matang agar mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Selain rehabilitasi bangunan dan pembangunan ruang rawat inap, pihak puskesmas juga menyampaikan kebutuhan ambulans air. Menurut Faridawaty, fasilitas tersebut dapat membantu mobilitas pelayanan, khususnya untuk menjangkau masyarakat yang berada di wilayah yang membutuhkan akses transportasi melalui jalur air.

Kebutuhan peningkatan ruang obat turut menjadi salah satu aspirasi. Faridawaty menilai sarana penunjang seperti ruang obat memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelayanan medis dan pengelolaan kebutuhan obat bagi pasien.

Dari sisi sumber daya manusia, Puskesmas Tangkiling juga masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan. Saat ini terdapat dua dokter berstatus PNS, satu P3K, serta satu tenaga yang disebut dalam aspirasi sebagai “Counter”. Sementara kebutuhan tenaga kesehatan yang disampaikan mencapai 14 orang, ditambah satu fisioterapis medis dan satu psikologis terapis.

Menurut Faridawaty, pemenuhan tenaga kesehatan perlu menjadi perhatian karena pelayanan masyarakat membutuhkan dukungan sumber daya manusia dengan kompetensi yang beragam. Penambahan tenaga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengurangi beban kerja tenaga yang sudah tersedia.

Faridawaty mengatakan pengembangan Puskesmas Tangkiling sebelumnya telah diusulkan kepada Kementerian Kesehatan. Ia berharap usulan tersebut dapat terus didorong sehingga memperoleh dukungan dan segera ditindaklanjuti.

“Usulan ini sudah disampaikan kepada Kementerian Kesehatan. Kami meminta agar dapat dibantu untuk didorong realisasinya, sehingga kebutuhan Puskesmas Tangkiling ini dapat ditindaklanjuti dari Pemerintah Kota ke Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Selain fasilitas dan tenaga kesehatan, Faridawaty juga menerima aspirasi mengenai Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga puskesmas. Ia menyebut TPP Puskesmas saat ini dibayarkan sebesar 63 persen dari nasional dan berharap persentase tersebut tidak mengalami penurunan.

Menurutnya, apabila kondisi anggaran memungkinkan, besaran TPP justru diharapkan dapat ditingkatkan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesejahteraan tenaga kesehatan yang menjalankan pelayanan kepada masyarakat, termasuk petugas yang mendukung pelayanan UGD selama 24 jam.

“TPP Puskesmas dibayarkan 63 persen dari nasional. Jangan diturunkan, kalau bisa dinaikkan lagi. Untuk BLUD, jasa kapitasi dan jasa nonkapitasi sudah cukup saja, tetapi harapannya TPP jangan diturunkan. Dampak efisiensi anggaran, tidak ada TPP ke-13,” kata Faridawaty.

Faridawaty menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku. Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan, pemenuhan tenaga medis dan tenaga pendukung, ketersediaan sarana transportasi, serta perhatian terhadap kesejahteraan petugas merupakan bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan.

Dengan kondisi jumlah pasien yang cukup tinggi, UGD yang beroperasi 24 jam, serta adanya pasien rujukan dari luar kota, ia berharap peningkatan kapasitas Puskesmas Tangkiling dapat segera dilakukan.

“Harapannya, seluruh kebutuhan yang disampaikan dapat mendapat perhatian pemerintah sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Tangkiling dan sekitarnya dapat semakin optimal,” tandas Faridawaty. (kn)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!