Barito Timur 1 menit baca • 08 Sep 2026

Doa Turunnya Hujan, Pemkab Barito Timur Gelar Salat Istisqa di Tengah Ancaman Karhutla

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 8 September 2026 - 13:23 WIB
Ukuran Teks:
Doa Turunnya Hujan, Pemkab Barito Timur Gelar Salat Istisqa di Tengah Ancaman Karhutla
Keterangan Gambar: Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (8/9/2026).

 

 

TAMIANG LAYANG, POTRETKALTENG.COM-Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (8/9/2026). Salat tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun di tengah kemarau panjang yang berdampak terhadap kondisi lingkungan dan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salat Istisqa dipimpin Imam H Ahmad Gazali, dengan Bilal Muhammad Misrani dan Khatib H Khairani. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Barito Timur M. Yamin, Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah elemen masyarakat.

Pelaksanaan salat ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar pemerintah bersama masyarakat dalam menghadapi musim kemarau yang telah berlangsung lebih dari dua bulan. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya ketersediaan air, munculnya kabut asap, serta meningkatkan risiko terjadinya karhutla di sejumlah wilayah.

Selain menggelar doa bersama, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga terus melakukan berbagai upaya penanganan dampak kemarau. Langkah tersebut di antaranya melalui koordinasi penanggulangan karhutla hingga upaya modifikasi cuaca untuk membantu mendatangkan hujan.

Hujan yang sempat mengguyur sejumlah wilayah sehari sebelumnya menjadi harapan baru bagi pemerintah dan masyarakat. Namun, hujan yang lebih merata masih diharapkan agar kondisi kekeringan dapat segera teratasi dan titik-titik karhutla yang masih muncul dapat ditangani.

Melalui Salat Istisqa, masyarakat juga diajak untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah berharap doa dan ikhtiar yang dilakukan bersama tersebut dapat segera membuahkan hasil, sehingga hujan turun secara merata, karhutla dapat dikendalikan, serta kebutuhan air bersih masyarakat di Kabupaten Barito Timur kembali terpenuhi. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!