Pemprov Kalteng 1 menit baca • 1 jam lalu

Dislutkan Kalteng Latih Pegawai Bahasa Isyarat, Perkuat Pelayanan Inklusif

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:11 WIB
Ukuran Teks:
Dislutkan Kalteng Latih Pegawai Bahasa Isyarat, Perkuat Pelayanan Inklusif
Keterangan Gambar: Kegiatan Pelatihan Pegawai Bahasa Isyarat. (Foto:Yariyanto)

 

 

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Pelatihan Dasar Bahasa Isyarat bagi Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana Dislutkan Kalteng, bekerja sama dengan Sekolah Khusus Negeri (SKHN) 1 Palangka Raya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menyampaikan bahwa pelayanan publik merupakan bagian penting dari tugas aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat sekaligus ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Menurutnya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam berbagai kesempatan terus memberikan motivasi dan dukungan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pelatihan bahasa isyarat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan pegawai dalam berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, khususnya penyandang tunarungu. Setiap masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang baik tanpa terkendala hambatan komunikasi,” ungkap Sri Widanarni, Senin (26/10/2026).

Ia menegaskan, peningkatan kompetensi pegawai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang ramah, humanis, dan berkeadilan. Dengan memahami dasar bahasa isyarat, pegawai diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih mudah diakses dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sri Widanarni menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Belom Bahadat.
Melalui pelatihan ini, aparatur di lingkungan Dislutkan Kalteng diharapkan semakin memahami pentingnya menghargai setiap individu, menjunjung tinggi kesetaraan, serta memperhatikan kebutuhan masyarakat dalam setiap proses pelayanan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Dislutkan Kalteng untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, sehingga masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat memperoleh hak pelayanan secara adil dan setara.
(Yz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!