Barito Timur 1 menit baca • 1 jam lalu

Sungai Sirau Dibersihkan, Pemkab Bartim Libatkan TNI-Polri dalam Gerakan Indonesia ASRI

Penulis: Admin Potret Kalteng | Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:06 WIB
Ukuran Teks:
Sungai Sirau Dibersihkan, Pemkab Bartim Libatkan TNI-Polri dalam Gerakan Indonesia ASRI
Keterangan Gambar: Foto Bersama

 

 

TAMIANG LAYANG, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengerahkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), TNI-Polri, dan sejumlah instansi pelayanan publik untuk membersihkan kawasan Sungai Sirau, dekat Pasar Tamiang Layang, melalui kerja bakti Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelo. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bertindak sebagai koordinator pelaksanaan.

Kerja bakti ini melibatkan anggota Polres Barito Timur, Kodim melalui Koramil Tamiang Layang, Yonif TP 924/Uria Mapas, Kecamatan Dusun Timur, Kelurahan Tamiang Layang, petugas UPT Pasar Tamiang Layang, serta PDAM.

Setiap OPD diminta mengikutsertakan 10 orang staf. Para peserta membawa peralatan kerja, seperti parang, cangkul, dan sarung tangan, untuk mendukung proses pembersihan di lokasi kegiatan.

Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Keterlibatan berbagai instansi menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas kebersihan, tetapi juga didukung partisipasi aktif masyarakat.

Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P. Lelo, menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI mengusung empat prinsip utama, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, sehat, dan aman.

Ia mengatakan, gerakan tersebut juga mendukung upaya penanganan sampah nasional, termasuk penghentian praktik pembuangan sampah secara terbuka (*open dumping*) dan pencapaian target Indonesia bebas sampah pada 2029.

Melalui kegiatan di kawasan Sungai Sirau, Pemkab Barito Timur berharap semangat gotong royong semakin kuat dan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan terus tumbuh. Kolaborasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat diharapkan menjadi kunci agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan. (Kn)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!