Palangka
Raya, Potret Kalteng – Judi online (Judol) semakin merajalela, menjadi ancaman
serius bagi generasi muda. Kebiasaan ini tidak hanya menyebabkan kecanduan
tetapi juga memicu dampak mental dan emosional yang merugikan. Untuk itu, Dinas
Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya
menggencarkan edukasi bahaya judi online di kalangan pelajar.
Kegiatan
sosialisasi ini berlangsung di SMA Negeri 4 Kota Palangka Raya pada Selasa
(12/11/2024), dipimpin oleh Kepala Diskominfo, Saipullah. Dalam paparannya, ia
menyoroti kemudahan akses internet sebagai salah satu penyebab utama
meningkatnya keterlibatan pelajar dalam praktik judi online.
Saipullah
menyampaikan bahwa judi online tidak hanya merugikan finansial tetapi juga
memengaruhi moral dan psikologis generasi muda.
"Saat
ini, kita melihat semakin banyak anak muda yang terjerumus ke judi online. Kita
harus bekerja sama untuk mengatasi ini, demi melindungi masa depan
mereka," ujar Saipullah.
Menurutnya,
langkah pencegahan harus dimulai sejak dini, melalui pendidikan tentang risiko
judi online dan penegakan aturan di sekolah maupun lingkungan keluarga.
Penyediaan aktivitas positif juga diharapkan dapat mengalihkan perhatian
generasi muda dari hal-hal negatif.
Diskominfo
Palangka Raya tidak bekerja sendiri. Bersama Humas Polda Kalimantan Tengah,
mereka aktif memberikan penyuluhan di berbagai sekolah. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar
yang aman dan kondusif, bebas dari pengaruh negatif.
"Kami berharap pihak sekolah dan keluarga dapat bersama-sama
memantau aktivitas pelajar di dunia maya," tambah Saipullah.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!