- Polres Kapuas Amankan Tiga Terduga Pelaku Pencurian Meteran Air PDAM, Kerugian Capai Rp11,25 Juta
- LSR-LPMT Rayakan HUT Ke-14 dengan Sederhana, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Bakti Religi di Rumah Betang Sei Pa
- Mabes Polri Lakukan Penilaian Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara, Perkuat Sinergi P4GN
- Pengurus IODI Kalteng 2026–2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pembinaan Atlet Dancesport
- Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng
- Wakili Gubernur, Pj. Sekda Hadiri Paripurna DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
- 6 Pejabat Utama dan 5 Kapolres Jajaran Polda Kalteng Dimutasi, Ini Daftarnya
- Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
- Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
Pemilu 2024: Pentingnya Representasi Generasi Muda dalam Menjawab Tantangan di Tengah Arus Disrupsi
OPINI H. Bahrudin

Keterangan Gambar : H.BAHRUDIN
potretkalteng.com - OPINI - Generasi muda selalu identik dengan pelopor munculnya segala inovasi akan teknologi yang dengan kecakapannya mampu mentransformasikan suatu zaman.
Generasi muda pula menjadi generasi yang adaptif akan perkembangan akan
modernitas zaman yang semakin pesat di tengah arus disrupsi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Barsel Ikuti Kick Off Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 20240
- Ribuan Masyarakat Kabupaten Pulang Pisau Antusias Serbu Pasar Penyeimbang0
- Bambang Purwanto Kembali Berikan Bantuan Alsintan Secara Gratis Untuk 17 Desa di Kab Pulang Pisau0
- Selamat Ulang Tahun Ke-69, Bambang Purwanto: Mari Bersama Kita Wujudkan Pembangunan Berkeadilan 0
- Dukung Pertanian Modern, Bambang Purwanto Kembali Serahkan Bantuan Alsintan Untuk Petani di Bartim0
Tentunya dalam hal
ini generasi muda menjadi sebuah agen yang memilki peran yang begitu krusial
dalam penentuan nasib bangsa dan negara di tengah arus disrupsi tersebut.
Representasi politik generasi muda sangat penting dalam penentuan sebuah
kebijakan yang lebih terbaharukan dan mengakomodasi kepentingan generasi muda.
Tingginya tingkat partisipasi pemilih muda yang berkisar 60% pada pemilu
2024 dan proporsi jumlah penduduk yang lebih dominan menjadi sebuah keharusan lagi dalam menciptakan representasi yang ideal bagi anak muda di parlemen.
Bagaimana cara mewujudkan hal tersebut? Langkah yang harus dilakukan ialah
menciptakan partisipasi politik yang tinggi bagi para generasi muda. Dan dalam
mewujudkan hal tersebut tentunya diperlukan kesadaran akan politik yang tinggi bagi generasi muda.
Sebuah tantangan besar yang dihadapi negara-negara dunia dewasa ini ialah
derasnya arus disrupsi yang membawa kepada merebaknya inovasi-inovasi akan kemajuan teknologi yang sangat signifikan.
Generasi muda selalu identik dengan pelopor munculnya segala inovasi akan teknologi yang dengan kecakapannya
mampu mentransformasikan suatu zaman.
Julukan sebagai agent of change menjadi suatu hal yang nyata dan melekat dalam diri generasi muda. Generasi muda menjadi
generasi yang adaptif akan perkembangan akan modernitas zaman yang semakin pesat di tengah arus disrupsi.
Tentunya dalam hal ini generasi muda menjadi sebuah agen yang memilki peran yang begitu krusial dalam penentuan nasib bangsa dan
negara di tengah arus disrupsi tersebut. Hal ini menjadi penentu apakah negara yang saat ini berada di bawah kendali generasi-generasi yang telah lampau masih tetap mampu untuk eksis dalam menghadapi tantangan tersebut.
Dengan ini maka generasi muda perannya sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan tersebut.
Lantas dengan apa generasi muda dapat turut andil menjadi aktor penggerak
negara? Maka jawabannya ialah lewat partisipasi dan representasi politik anak
muda dengan kiprahnya dalam sistem perpolitikan negara.
Maka dengan ini peran
generasi muda dapat mampu lebih proaktif dalam menentukan ke mana arah negara ini akan dibawa dalam menghadapi arus disrupsi ini.
Bila berbicara tentang generasi muda maka yang dapat kita pahami ialah eksistensi Generasi Milenial dan Generasi Z yang berperan sebagai pengendali arus zaman.
Generasi Milenial merupakan generasi yang lahir pada rentang tahun 1981-1996
dan Generasi Z merupakan generasi yang lahir pada tahun 1997-2012 (Rosariana,
2021). Generasi inilah yang juga menjadi aktor dalam terjadinya gelombang arus
disrupsi. Generasi ini pula yang mampu beradaptasi dengan arus pesatnya
perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkannya dengan baik.
Kehadiran arus disrupsi dalam peradaban manusia dapat dipahami sebagai sebuah perubahan yang terjadi akibat pemanfaatan teknologi yang begitu masif dalam berbagai sektor sehingga dapat mengubah suatu pola lama menjadi pola yang lebih baru dan berbeda (Deloitte, 2017).
Disrupsi sendiri memiliki potensi pada berubahnya status quo yang sudah berlangsung dalam sebuah pola peradaban yang ada. Hal ini tidak hanya berimplikasi pada penggunaan teknologi secara konvensional semata
melainkan pada ranah-ranah lain dalam peradaban manusia. Seperti ranah sosial
dan politik, kebudayaan, pendidikan, dan masih banyak hal lainnya.
Dalam essai ini tema yang dibawakan akan berfokus pada ranah politik sebagai suatu sendi peradaban yang tidak akan pernah usang oleh zaman.
Term politik sendiri akan merujuk pada banyak hal yang berkaitan dengan
kepentingan bersama. Arus peradaban yang dewasa ini terbubuhi oleh pengaruh
pesatnya perkembangan teknologi dalam beragam sektor akan dapat mengubah
kondisi sosial dan politik masyarakat secara luas.
Kepentingan bersama yang
ditawarkan pun akan berubah seiring dengan perkembangan yang berjalan. Di abad ini, transformasi dan peralihan antar generasi juga ikut terjadi menyusul adanya
perkembangan teknologi yang merebak secara masif ini. Generasi yang sudah
melampaui usia matang akan tergantikan oleh generasi muda yang jauh lebih
adaptif dan siap dalam menjawab tantangan zaman yang ada.
Sama halnya dengan
para aktor politik yang saat ini bermain dalam arena perpolitikan nampaknya sudah waktunya beralih posisi kepada generasi muda.
Berita Utama
-
Wakili Gubernur, Pj. Sekda Hadiri Paripurna DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Wakili Gubernur, Pj. Sekda Hadiri Paripurna DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria . . .
-
Mabes Polri Lakukan Penilaian Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara, Perkuat Sinergi P4GN
Mabes Polri Lakukan Penilaian Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara, Perkuat Sinergi P4GN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Mabes Polri melalui tim penilai melakukan evaluasi terhadap Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Bakti Religi di Rumah Betang Sei Pa
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Bakti Religi di Rumah Betang Sei Pa
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas menggelar kegiatan bakti religi di . . .
-
Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Fun Bike dan Jalan Sehat . . .
-
LSR-LPMT Rayakan HUT Ke-14 dengan Sederhana, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
LSR-LPMT Rayakan HUT Ke-14 dengan Sederhana, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
BANJARMASIN, POTRETKALTENG.COM– Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Lembaga Swadaya Rakyat (LSR)–Laskar Pembela Masyarakat Tertindas (LPMT) diperingati secara sederhana . . .

















