TENGGARONG, POTRETKALTENG.COM- Tujuan utama kunjungan studi tiru Pemkab Murung Raya ke Kutai Kartanegara (Kukar) adalah untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Murung Raya ingin mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, secara eksplisit menyatakan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari upaya Pemkab untuk mencari inovasi pengelolaan pendapatan daerah. Model Kukar dianggap berhasil karena potensi sumber daya alam yang mirip.
Fokus pada sektor pertambangan dan peran BUMD menunjukkan Murung Raya berupaya memaksimalkan potensi sumber daya yang dimilikinya secara lebih terstruktur dan menguntungkan. BUMD diharapkan menjadi holding company yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Plh. Sekda Kukar, Dafip Haryanto, meyakinkan bahwa strategi Kukar dalam memberikan deviden besar melalui BUMD dapat diterapkan di Murung Raya, mengingat kesamaan potensi yang ada. Keterbukaan informasi ini sangat diapresiasi oleh Mura.
Dengan mempelajari strategi investasi dan diversifikasi Kukar, Pemkab Mura optimis dapat merumuskan kebijakan yang lebih berani dan inovatif untuk meningkatkan PAD, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya.
RI

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!