MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Kesuksesan proyek pelebaran jalan di pusat Kota Muara Teweh dipastikan melalui kolaborasi ketat lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berdasarkan laporan tim pelaksana, Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan pembagian tugas spesifik untuk memastikan setiap aspek teknis dan sosial tertangani dengan profesional.
Dalam struktur kerja yang dibentuk, Dinas Perhubungan (Dishub) bertanggung jawab penuh dalam penyusunan kajian teknis terkait arus lalu lintas. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengemban mandat untuk menyusun desain, ukuran jalan, hingga pelaksanaan konstruksi fisik di lapangan secara menyeluruh.
Aspek sosial dan legalitas lahan dikelola oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) yang bertugas melakukan inventarisasi, sosialisasi kepada warga, hingga proses ganti rugi. Pembagian peran ini bertujuan untuk menciptakan alur kerja yang efektif dan menghindari tumpang tindih kewenangan selama proyek berlangsung.
Tim pelaksana menekankan pentingnya penyusunan target dan matriks kerja yang jelas kepada seluruh OPD yang terlibat. Koordinasi yang solid antar-instansi menjadi kunci utama, di mana setiap perkembangan harus dilaporkan secara berkala kepada Bupati untuk memastikan proyek berjalan sesuai dengan rencana besar yang telah ditetapkan.
Melalui manajemen proyek yang terintegrasi ini, Pemkab Barito Utara berharap hambatan di lapangan dapat diantisipasi sejak dini. Sinergi ini menunjukkan profesionalisme aparatur daerah dalam mengelola proyek infrastruktur berskala besar demi kepentingan publik yang lebih luas di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
RI

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!