Palangka Raya 1 menit baca • 21 Apr 2023

Perayaan Idul Fitri Adalah Momentum Memperbaiki Kualitas Jiwa dan Diri

Penulis: Admin Potret Kalteng | Jumat, 21 April 2023 - 11:03 WIB
Ukuran Teks:
Perayaan Idul Fitri Adalah Momentum Memperbaiki Kualitas Jiwa dan Diri
Keterangan Gambar: Ketua DPD Partai Gelora Kota Palangka Raya, M. Ersa Nugraha, S.H

POTRETKALTENG.COM -  PALANGKA RAYA - Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1444H jatuh pada Sabtu (22/04/23). Perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah ini dapat dimaknai masyarakat sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri.

Ketua DPD Partai Gelora Kota Palangka Raya, M. Ersa Nugraha, S.H mengatakan bahwa makna dari Idul Fitri adalah masa refleksi untuk memperbaiki kualitas diri, memperbaiki kualitas jiwa.

Dituturkan oleh Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kota Palangka Raya ini bahwa Idul Fitri atau Lebaran bukan sekadar festival atau perayaan semata, melainkan merupakan masa refleksi diri untuk memperbaiki diri ke depan dalam menjalani masa akan datang.

"Demikian, seyogyanya Idul Fitri dapat dimaknai masyarakat setiap tahunnya, Setelah umat Islam itu berpuasa selama satu bulan menyucikan diri, melakukan hal-hal baik, beribadah, beramal, nah fitri itu adalah momen di mana kita semua melakukan refleksi apa yang akan saya lakukan setelah saya "bertapa" selama satu bulan menyucikan diri," ujarnya yang akrab disapa Ersa.

Menurut pemuda asli Sebangau ini, Idul Fitri adalah momen refleksi untuk memperbaiki kualitas diri, yakni dapat lebih mampu mengontrol emosi dan pemikiran-pemikiran negatif dan mengalami kemajuan yang bermakna sampai kemudian bertemu dengan bulan puasa di tahun-tahun berikutnya.

Ia mengatakan setelah melakukan puasa dan merayakan Idul Fitri, kehidupan yang dijalani ke depan haruslah lebih baik dari sebelumnya. Baik sikap, karakter dan pemikiran harus lebih baik lagi dalam menjalani bulan-bulan ke depan.

Ditambahkannya, tentunya harus ada perubahan yang menunjukkan kemajuan dari hasil refleksi tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibanding sebelumnya.

"Dari masa refleksi tersebut, setiap orang juga dapat memikirkan hal-hal baik yang akan dilakukan di 11 bulan berikutnya menuju bulan puasa di tahun berikutnya"tutupnya.(red)


RT

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!