Edukasi 1 menit baca • 14 Agt 2024

Pemko Buat Program Satu Rekening Satu Pelajar, Dorong Peningkatan Literasi Keuangan sejak Dini

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 14 Agustus 2024 - 11:53 WIB
Ukuran Teks:
Pemko Buat Program Satu Rekening Satu Pelajar, Dorong Peningkatan Literasi Keuangan sejak Dini
Keterangan Gambar: FOTO : Pemerintah Kota Palangka Raya ketika mengadakan Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Aula Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya mengadakan Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Aula Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (13/8/2024).


Rapat ini dipimpin oleh Pj Wali Kota Palangka Raya melalui Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.


Arbert mengatakan bahwa salah satu program yang menjadi fokus pembahasan dalam rakor ini adalah program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar). Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar dengan memberikan kemudahan akses kepada layanan keuangan, sehingga setiap pelajar memiliki rekening bank.


“Harapannya program ini dapat membangun kebiasaan menabung sejak dini dan mendukung inklusi keuangan yang lebih luas,” ucapnya.


Dirinya juga menekankan pentingnya program ini untuk masa depan generasi muda Kota Palangka Raya.


“Program Kejar merupakan satu langkah strategis untuk mendorong literasi keuangan di kalangan pelajar. Dengan akses yang lebih baik ke layanan perbankan, dapat menciptakan generasi yang lebih melek finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ujar Arbert.


Rapat koordinasi ini lanjutnya, juga membahas berbagai inisiatif lain yang dapat mempercepat akses keuangan di daerah, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Arbert menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, perbankan, dan lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk memastikan kesuksesan program-program ini.


“Keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan komitmen yang kuat, kita dapat mencapai inklusi keuangan yang lebih baik dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Palangka Raya,” pungkas Arbert.


Dalam rakor tersebut, hadir perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perbankan, lembaga keuangan serta para kepala dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.(adv)


Mediacenter

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!