Pemerintahan 1 menit baca • 24 Agt 2022

Menjelang Event Balap Dunia, Destinasi Unggulan Kota Palangka Raya Siap Sambut Atlet Manca Negara

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 24 Agustus 2022 - 12:52 WIB
Ukuran Teks:
Menjelang Event Balap Dunia, Destinasi Unggulan Kota Palangka Raya Siap Sambut Atlet Manca Negara
Keterangan Gambar: Plt. Sekretaris Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya, Kuncoro Adi

Potretkalteng.com - Palangka Raya – Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya, Kuncoro Adi memastikan, destinasi wisata unggulan di kota setempat, siap menyambut even balap sepeda gunung tingkat dunia Union Cycliste Internationale Mountain Bike (UCI MTB) Eliminator World Cup 2022 seri ke 8.

Event bergengsi tingkat dunia ini rencana nya akan digelar pada 28 Agustus 2022 di area Stadion Tuah Pahoe Kota Palangka Raya.

Menurut Kuncoro Adi, tidak hanya destinasi wisata unggulan saja yang siap menyambut even dunia tersebut, bahkan bidang lainnya seperti wisata kuliner serta produk unggulan dari usaha kecil menengah (IKM dan UMKM), juga siap memanfaatkan momentum itu.

“Panitia pelaksana daerah UCI MTB,meminta kami bersama dengan pelaku wisata dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dapat maksimal membenahi destinasi dan usaha wisata yang ada di Palangka Raya,” ungkapnya, Senin (22/8/2022).

Disebutkan, destinasi wisata di Kota Palangka Raya, seperti Dermaga Kereng Bangkirai (Air Hitam), Arboretum Nyaru Menteng, Sei Gohong, Subut Rungan Sari, Susur Sungai Kahayan, semuanya telah siap menyambut UCI MTB.

“Destinasi dan obyek wisata tersebut nantinya akan menjadi tujuan rute perjalanan wisata, baik untuk peserta UCI MTB maupun wisatawan atau tamu dari dalam dan luar negeri,” bebernya.

Ia juga mengatakan, jauh sebelumnya Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin sudah mengeluarkan surat edaran terkait even UCI MTB, dimana perangkat daerah dan para pelaku kepariwisataan diminta untuk membersihkan, sekaligus melakukan pembenahan dan peremajaan infrastruktur wisata yang ada. Edaran tersebut kata dia, sejauh ini terus dijalankan dengan maksimal.

Selanjutnya, dalam edaran wali kota itu juga meminta pihak perhotelan, biro perjalanan wisata, destinasi wisata, dan pusat perbelanjaan, termasuk usaha kuliner, untuk memainkan atau menghidupkan musik dan lagu-lagu khas Kalteng.(red)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!