potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Usai pemberitaan bantahan Marcos Tuwan yang keberatan namanya dicatut media Radar Online yang menjelekkan Kapolda Kalteng dan jajarannya.
Giliran Ketua Lembaga Musyawarah Masyarakat Adat Dayak Daerah Kalimantan Tengah ( LMMDD KT) Kaji Kelana Usop yang angkat bicara terkait berita dari media Radar Online.
Ia menyebutkan bahwa pernyataannya diberita yang berjudul "LMMDD-KT Laporkan Oknum Polisi ke Kapolri dan Presiden Diduga Beking Ilegal Mining" tidak benar.
" Saya tidak memiliki tendensius apapun terhadap institusi kepolisian jadi tidak ada alasan apapun untuk melapor ,dugaan fitnah dan menuduh Kapolda Kalteng dan jajarannya seperti yang diterbitkan media radaronline" ucap Kaji saat dihubungi via handphone Jumat 29 September 2023.
Kaji juga menjelaskan bahwa ini sudah kali kedua namanya dicatut dalam penulisan berita " Saya sudah laporkan yang pertama namun belum ada tindak lanjutnya ,dan untuk berita dari radar online saya belum tahu apa motifnya" tegas ketua salah lembaga dayak pertama di Kalteng ini.
" Entah apa maksudnya mencatut nama saya tapi dalam penulisannya salah namun karena ini menyangkut kelembaga kami ,saya berharap ini segera ditindak lanjuti oleh Polda Kalteng" ujarnya.
Kaji menambahkan bahwa hal hal seperti harus segera diluruskan agar tidak menjadi opini liar di masyarakat apalagi ini menggunakan dan memakai kelembagaan yang ia pimpin untuk menyudutkan Polda Kalteng.
" Semoga tidak terulang lagi nama LMMDD KT digunakan untuk menuduh dan menjelekkan pihak manapun,apalagi institusi penegak hukum apalagi ada dugaan memiliki motif tertentu " pungkasnya.
( AUL)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!