Pemprov Kalteng 2 menit baca • 57 menit lalu

Karhutla Berlanjut, Pemprov Kalteng Perluas Distribusi Air Bersih dan Sumur Bor

Penulis: Admin Potret Kalteng | Minggu, 13 September 2026 - 11:26 WIB
Ukuran Teks:
Karhutla Berlanjut, Pemprov Kalteng Perluas Distribusi Air Bersih dan Sumur Bor
Keterangan Gambar: Gubernur Agustiar Sabran (Foto:Yariyanto)

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak hanya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau dan dampak asap.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, distribusi air bersih ke sejumlah desa dan daerah yang membutuhkan terus diperluas. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan peningkatan perlindungan kesehatan masyarakat akibat paparan asap karhutla.

“Pembagian masker dan air bersih mulai kita tingkatkan. Air bersih kita sebar dan perluas ke berbagai desa dan daerah yang membutuhkan akses air,” jelas Agustiar di Palangka Raya, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, keterbatasan air bersih menjadi salah satu persoalan yang harus segera diantisipasi pemerintah, terutama di wilayah yang terdampak kondisi kering.
Untuk memperkuat ketersediaan air dalam jangka panjang, Pemprov Kalteng juga memperluas pembangunan sumur bor. Hingga kini, pembangunan sumur bor telah mencapai ratusan unit dan akan terus ditambah sesuai kebutuhan masyarakat.
“Pembuatan sumur bor sudah mencapai ratusan unit dan akan terus kita buat. Pengisian ulang air mineral juga kita lakukan di beberapa titik atau kota, disesuaikan dengan kondisi,” ungkapnya.

Selain air bersih, pemerintah juga menyiapkan bantuan kebutuhan dasar berupa sembako bagi masyarakat yang berhak menerima di luar penerima Kartu Keluarga Sejahtera.

Pengawasan terhadap distribusi sembako dan bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi perhatian. Agustiar meminta penyaluran BBM bersubsidi diawasi agar tepat sasaran dan tidak dibeli melebihi kebutuhan.

“Untuk BBM, masyarakat kita minta membeli sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Pemerintah kota juga harus melakukan penertiban dan pengawasan di setiap SPBU agar BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Di sektor penanganan karhutla, dukungan pemerintah pusat berupa 100 unit mobil pemadam kebakaran, ekskavator, dan peralatan pendukung lainnya terus dioptimalkan.

Agustiar menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar seluruh kekuatan yang tersedia dapat bergerak efektif di lapangan.
TNI, Polri, relawan, mahasiswa, media, jurnalis, serta elemen masyarakat dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

“Kolaborasi terus kita lakukan bersama TNI, Polri, dan elemen masyarakat. Mahasiswa dan pihak terkait juga siap bergabung dan berkoordinasi untuk mengantisipasi karhutla,” tutur Agustiar.

Pemprov Kalteng juga mempersiapkan berbagai langkah hingga musim hujan tiba. Berdasarkan prakiraan BMKG, musim hujan diperkirakan berlangsung sekitar November hingga Januari.

Kesiapan prasarana, relawan, bantuan kesehatan, posko oksigen, hingga ketersediaan air bersih terus dipantau agar pemerintah dapat merespons cepat setiap perkembangan di lapangan.

Agustiar mengajak masyarakat tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menghadapi karhutla, tetapi turut berperan aktif mencegah munculnya titik api.

“Masyarakat tetap kita imbau menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Mari bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah,” tandas Agustiar.(yz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!