Katingan 1 menit baca • 30 Mar 2026

Ironi Pelayanan PDAM Katingan, Anggota DPRD Sebut Hujan Jadi Anugerah di Tengah Krisis Air

Penulis: Admin Potret Kalteng | Senin, 30 Maret 2026 - 08:52 WIB
Ukuran Teks:
Ironi Pelayanan PDAM Katingan, Anggota DPRD Sebut Hujan Jadi Anugerah di Tengah Krisis Air
Keterangan Gambar: Anggota DPRD Kabupaten Katingan sekaligus Ketua DPC Gerindra Katingan, Budy Hermanto





KATINGAN, POTRETKALTENG.COM – Pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Katingan kembali mendapat sorotan tajam. Anggota DPRD Kabupaten Katingan sekaligus Ketua DPC Gerindra Katingan, Budy Hermanto, menyuarakan keprihatinannya terkait kondisi masyarakat yang masih kesulitan mengakses air bersih.


Budy menilai ada sebuah ironi besar yang sedang terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, hujan yang turun saat ini seolah menjadi satu-satunya tumpuan harapan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, menggantikan peran layanan plat merah yang belum optimal.


"Hujan hari ini terasa seperti anugerah bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air PDAM. Ironis, di saat pelayanan belum optimal, justru hujan yang menjadi harapan," ujar Budy Hermanto dalam keterangannya.


Politisi Gerindra ini menegaskan bahwa ketergantungan warga terhadap air hujan adalah sinyal kuat bahwa infrastruktur dan manajemen air bersih di Katingan sedang tidak baik-baik saja. Ia meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk tidak menutup mata terhadap persoalan mendasar ini.


Budy menekankan beberapa poin penting sebagai catatan bagi pemerintah daerah:


-Optimalisasi Layanan: PDAM harus segera mencari solusi atas macetnya distribusi air ke rumah warga.


-Pembenahan Infrastruktur: Tidak boleh ada pembiaran terhadap penurunan kualitas pelayanan yang berkelanjutan.


-Hak Dasar Masyarakat: Air bersih adalah kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh pemerintah secara konsisten, tanpa harus menunggu faktor alam (hujan).


"Ini menjadi catatan penting bagi kita semua, bahwa pelayanan air bersih harus segera dibenahi dan tidak boleh terus dibiarkan seperti ini," tegasnya.


Pernyataan ini diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PDAM Katingan agar masyarakat tidak lagi menggantungkan nasib kebutuhan air mereka pada cuaca.


RT

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!