Pemprov Kalteng 1 menit baca • 22 Sep 2024

Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Gunung Mas Berpartisipasi dan Netral dalam Pilkada 2024

Penulis: Admin Potret Kalteng | Minggu, 22 September 2024 - 17:30 WIB
Ukuran Teks:
Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Gunung Mas Berpartisipasi dan Netral dalam Pilkada 2024
Keterangan Gambar: Foto: 1. Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat memberi arahan

Potretkalteng.com - Kuala Kurun - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gunung Mas. Dalam kesempatan ini, Ia menghadiri Rapat Koordinasi Pemilihan Umum serta Ikrar Netralitas Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Gunung Mas. Acara tersebut berlangsung di GPU Damang Batu, Kuala Kurun, pada Sabtu (21/9/2024).


Dalam arahannya, Gubernur H. Sugianto Sabran berharap masyarakat yang memiliki hak pilih dapat berbondong-bondong ke TPS pada tanggal 27 November 2024. "Saya berharap kita dapat kembali menyukseskan agenda Pesta Demokrasi berikutnya, yakni Pilkada Serentak Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Bupati dan Wakil Bupati," tuturnya.


Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan keamanan. Ia mengingatkan lurah dan kepala desa di Kabupaten Gunung Mas untuk menjaga netralitas. "Mari kita bersama-sama mengawal Pilkada Serentak di seluruh wilayah Kalimantan Tengah agar berlangsung dengan baik dan demokratis, Pilkada yang sejuk dan damai, Pilkada yang jauh dari berbagai hoaks dan ujaran kebencian berbau SARA," ujarnya.


Ikrar Netralitas yang dibacakan oleh lurah dan kepala desa menegaskan pentingnya tidak membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan calon. Mereka juga diharapkan tidak terlibat dalam kampanye dan menghindari konflik kepentingan.


Pj. Bupati Gunung Mas, Herson B. Aden, menyatakan bahwa Rapat Koordinasi ini merupakan langkah dari Bawaslu untuk menjaga netralitas. "Harapan kami dari Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Pilkada baik Bupati maupun Gubernur di Kabupaten Gunung Mas berjalan sesuai dengan rencana, aman, serta masyarakat bebas memilih calon pemimpin berdasarkan hati nuraninya tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapapun," ungkapnya.


Yullya

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!