PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai salah satu langkah menjaga stabilitas harga bahan pangan dan daya beli masyarakat di tengah inflasi tahunan yang mencapai 4,61 persen pada Januari 2026.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat memperoleh bahan pangan. "Kegiatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok," ujarnya.
Data BPS menunjukkan Kota Palangka Raya menjadi daerah dengan inflasi tahunan tertinggi di Kalimantan Tengah pada Januari 2026, sehingga diperlukan langkah-langkah pengendalian yang berkesinambungan melalui kerja sama berbagai pihak.
Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan Gerakan Pangan Murah akan terus menjadi salah satu instrumen dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pengendalian inflasi dan kesejahteraan masyarakat.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!