PALANGKARAYA,POTRETKALTENG.COM– Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana, menegaskan kembali bahwa aksesibilitas infrastruktur dasar masih menjadi permasalahan paling krusial yang dihadapi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III. Hal tersebut ia sampaikan setelah melaksanakan reses dan bertemu langsung dengan warga di wilayah Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara.
Dalam hasil serap aspirasi tersebut, Okki menyoroti keterlambatan tindak lanjut pemerintah terhadap usulan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis. Salah satu yang paling mendesak adalah penyambungan Jalan Kumai Hilir Sebrang menuju Desa Sekonyer, yang kini masih belum terselesaikan. Menurutnya, jalan ini memiliki peran vital karena menjadi satu-satunya harapan untuk membuka akses darat bagi masyarakat setempat.
Okki menjelaskan bahwa warga Sekonyer hingga saat ini masih menggantungkan seluruh aktivitas keluar-masuk desa melalui jalur sungai. Ketergantungan tersebut menimbulkan berbagai persoalan, terutama ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Pada musim hujan, arus air meningkat dan risiko kecelakaan di sungai menjadi lebih tinggi, sehingga tidak jarang aktivitas perjalanan warga terhambat.
Situasi ini, lanjutnya, dapat berdampak fatal apabila warga membutuhkan akses cepat ke fasilitas kesehatan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar, sehingga tidak semestinya masyarakat menghadapi hambatan seperti keterlambatan perjalanan akibat infrastruktur jalan yang belum terbangun. Okki menilai bahwa kondisi tersebut mencerminkan pentingnya pembangunan akses darat sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan warga.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi harus memberikan perhatian yang lebih serius terhadap penyelesaian proyek jalan tersebut. Okki mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan persoalan infrastruktur berarti memperpanjang ketidakpastian dan kesulitan yang dialami masyarakat Desa Sekonyer.
“Pembangunan jalan ini tidak hanya menyangkut aspek kenyamanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan kualitas hidup masyarakat. Penanganannya perlu diberikan prioritas karena dampaknya sangat luas,” ujarnya.
Ia memastikan Komisi IV DPRD Kalteng akan tetap mengawal aspirasi masyarakat ini melalui mekanisme legislatif, termasuk mendorong pemerintah untuk menetapkan pembangunan jalan Kumai Hilir–Sekonyer sebagai salah satu agenda prioritas daerah. Okki juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pihak terkait lainnya untuk mempercepat realisasi pembangunan tersebut.
Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama lintas sektor, Okki optimistis bahwa kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang memadai dapat segera diwujudkan. Ia berharap pemerintah bergerak lebih cepat agar warga Desa Sekonyer tidak lagi menghadapi keterbatasan akses yang dapat membahayakan keselamatan maupun menghambat pelayanan dasar.(KY)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!