PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap dukungan anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama menghadapi ancaman kebakaran selama musim kemarau.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan personel dan sarana prasarana. Dukungan anggaran yang memadai juga diperlukan agar seluruh kebutuhan operasional di lapangan dapat dipenuhi dengan cepat ketika terjadi kondisi darurat.
Menurut Freddy, perencanaan anggaran harus dilakukan secara matang dengan memperhitungkan berbagai kebutuhan, mulai dari mobilisasi personel, pengadaan peralatan pemadaman, distribusi logistik hingga operasional tim penanggulangan di lapangan.
Ia mengingatkan, karhutla di Kalteng tidak dapat lagi dipandang sebagai persoalan musiman biasa. Kebakaran dapat meluas dengan cepat apabila tidak segera ditangani sejak awal sehingga berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi hingga transportasi.
Freddy juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah. Menurutnya, efisiensi memang diperlukan, tetapi sektor kebencanaan, khususnya penanggulangan karhutla, harus tetap menjadi perhatian dan tidak mengalami pengurangan yang dapat menghambat penanganan di lapangan.
“Kalaupun pemerintah sedang melakukan efisiensi, kebutuhan anggaran untuk penanggulangan karhutla tetap harus menjadi prioritas. Jangan sampai ketika bencana terjadi justru anggaran yang tersedia tidak mencukupi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Freddy menyebut pemerintah dapat menggunakan mekanisme anggaran mendahului perubahan APBD apabila kondisi di lapangan sudah mendesak dan anggaran yang tersedia belum mencukupi. Langkah tersebut dinilai lebih cepat dibandingkan harus menunggu pembahasan APBD Perubahan yang prosesnya berlangsung beberapa waktu kemudian.
Menurutnya, fleksibilitas penganggaran sangat penting agar penanganan karhutla tidak terhambat persoalan administratif. Dengan kesiapan anggaran sejak awal, pemerintah dapat merespons potensi kebakaran secara lebih cepat dan mencegah dampak yang lebih luas.
DPRD Kalteng pun mendorong pemerintah daerah memastikan kebutuhan anggaran penanggulangan karhutla tetap terjaga sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. (KL)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!