Pemprov Kalteng 1 menit baca • 04 Jun 2026

DPRD Kalteng Dorong Pengawasan Perbatasan Diperkuat untuk Cegah Peredaran Narkoba

Penulis: Admin Potret Kalteng | Kamis, 4 Juni 2026 - 23:40 WIB
Ukuran Teks:
DPRD Kalteng Dorong Pengawasan Perbatasan Diperkuat untuk Cegah Peredaran Narkoba
Keterangan Gambar: Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto.

 

 

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kalimantan Tengah mendukung pembangunan Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) di kawasan Puntun, Kota Palangka Raya. Keberadaan posko tersebut dinilai dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus pengawasan terhadap peredaran narkoba di wilayah Kalteng.

Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mengatakan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta instansi terkait perlu memperkuat koordinasi dan bergerak secara bersama-sama.

Ia menilai pembangunan posko pengawasan menjadi langkah positif untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba yang memanfaatkan jalur lintas wilayah.

Selain keberadaan posko, Sugiyarto juga meminta pengawasan di kawasan perbatasan Kalteng dan Kalimantan Barat diperketat. Pasalnya, jalur tersebut dinilai memiliki potensi dimanfaatkan sebagai akses masuk barang terlarang ke wilayah Kalimantan Tengah.

Menurutnya, modus pengiriman melalui kendaraan travel maupun sarana transportasi lainnya perlu menjadi perhatian aparat. Pengawasan yang lebih ketat di titik-titik strategis diharapkan mampu mencegah barang terlarang masuk dan melintas di wilayah Kalteng.

Sugiyarto menyebut Kalimantan Tengah juga berpotensi menjadi daerah persinggahan sebelum barang terlarang tersebut dikirim ke wilayah lain. Karena itu, keberadaan pos pengamanan di sejumlah jalur rawan dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Ia menambahkan, pengawasan yang konsisten juga dapat menjadi langkah preventif untuk mengurangi peluang terjadinya tindak kejahatan.

“Dengan adanya pengawasan yang ketat, orang akan berpikir dua kali untuk melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Politikus Partai Gerindra tersebut berharap pembangunan Posko Terpadu GDAN tidak hanya menjadi fasilitas pengawasan, tetapi juga bagian dari gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman serta memperkuat upaya pencegahan peredaran narkoba di Kalimantan Tengah. (KL)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!