Potretkalteng.com - Palangka Raya- Sebagai upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau tahun 2022 di wilayah kota Palangka Raya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya menggelar praktek lapangan Gerakan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (Gerakan PLTB.
Adapun kegiatan praktek lapangan Gerakan PLTB tersebut dilakukan di lahan pertanian masyarakat di Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, Rabu (27/4/2022).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Achmad Zaini yang disampaikan melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kurniawan S. Utama, menyebutkan bahwa kegiatan praktek lapangan Gerakan PLTB tersebut dilakukan sebagai percontohan dan berbagi pengetahuan kepada masyarakat tentang metode-metode PLTB yang bisa dilakukan pada lahan pertanian masyarakat.
“Melalui praktek ini, saya berharap para petani, peladang, dan pemilik lahan dapat mempraktekkan Gerakan PLTB dalam melakukan pembukaan dan pembersihan lahan pertanian, perkebunan atau pun hanya sekedar merawat lahan miliknya”, kata Kurniawan.
Kurniawan juga menyebutkan bahwa ada berbagai macam metode Gerakan PLTB yang bisa digunakan, diantaranya melalui pengomposan, tebas tanpa bakar, penyimpukan, stacking, dan sebagainya.
“Pada prinsipnya dalam Gerakan PLTB ini, tidak diperkenankan/diperbolehkan menggunakan api dalam pembukaan dan pembersihan lahan,”jelasnya.
Selain itu, dirinya juga menyebutkan bahwa dari Gerakan PLTB banyak manfaat yang dapat diperoleh, diantaranya:
1. Tidak menimbulkan asap sehingga membuka lahan tanpa bakar akan
mencegah munculnya bencana kabut asap yang berbahaya bagi manusia dan
lingkungan.
2.Mencegah penurunan permukaan lahan dan dalam jangka panjang akan
memperbaiki struktur bahan organik sehingga lahan makin subur dan
menurunkan kebutuhan pupuk.
3.Menurunkan emisi gas rumah kaca (terutama Gas Karbon) yang berdampak
pada pemanasan global dan perubahan iklim yang berpengaruh pada
kelangsungan hidup manusia.
4.Menjamin kesinambungan ekonomi dan ekologi serta memulihkan kualitas
lingkungan yang berbasis pembangunan berkelanjutan dan lestari.


0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!