MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat sinergi pembangunan melalui pelaksanaan berbagai program unggulan dan prioritas yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Barito Utara Shalahuddin saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan (Pemdeskel) se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 di GOR Indoor, Jalan Tjilik Riwut Km 5,5, Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).
Dalam rakor yang dibuka Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran tersebut, Shalahuddin memaparkan sejumlah langkah konkret Pemkab Barito Utara dalam mendukung pembangunan daerah.
Shalahuddin mengatakan, Pemkab Barito Utara terus mengawal pelaksanaan pembangunan melalui 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas yang telah ditetapkan.
Berbagai program tersebut diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk program Huma Betang dan pasar murah. Selain itu, Pemkab Barito Utara juga mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Menurut Shalahuddin, sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi dan pusat diperlukan agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain pembangunan dan program prioritas, Pemkab Barito Utara juga memberikan perhatian terhadap pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Shalahuddin menyampaikan, status siaga karhutla di Kabupaten Barito Utara telah ditetapkan mulai 1 Agustus hingga 30 September 2026. Penanganan dilakukan dengan memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri, BPBD serta seluruh organisasi perangkat daerah terkait.
Di sektor ekonomi, Pemkab Barito Utara terus mengoptimalkan potensi perkebunan kelapa sawit dan pertambangan sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. Pengelolaan potensi tersebut diarahkan agar turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menekankan pentingnya pembangunan yang dimulai dari desa dan kelurahan. Menurutnya, desa dan kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat sekaligus memiliki peran penting dalam pemerataan pembangunan.
Rakor Pemdeskel se-Kalteng Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa dan kelurahan dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. (Ky)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!