Daerah 1 menit baca • 19 Mei 2022

Basmi Tungro Perusak Tanaman Padi, Masyarakat butuh bantuan pemerintah Kapuas

Penulis: Admin Potret Kalteng | Kamis, 19 Mei 2022 - 14:58 WIB
Ukuran Teks:
Basmi Tungro Perusak Tanaman Padi, Masyarakat butuh bantuan pemerintah Kapuas
Keterangan Gambar: H Akhmad Baihaqi S.Pd Ketua Komisi II DPRD Kapuas

Potretkalteng.com - Kapuas - Hasil panen yang memuaskan tentu akan sangat berdampak pada kehidupan masyarakat misalnya stok pangan bertambah, ekonomi tani meningkat dan kesediaanya dalam masyarkat terjamin. Namun ada sebuah fenomena yang terjadi di Kabupaten Kapuas yaitu Wabah Tungro. 

Serangan wabah tungro menyerang tanaman padi di Kabupaten Kapuas , wabah ini dibawa oleh wereng hijau dan merusak sedikitnya  sekitar 7000 Hektar Area persawahan paska tanam tahun ini dan terjadi pada  3 (tiga) Kecamatan yaitu Tamban Catur , Kapuas Timur dan Kapuas Kuala. Hal ini kemudian membuat Anggota DPRD Kabupaten Kapuas H. Ahmad Baihaqi, S.Pd angkat bicara.

Dalam diskusi yang di fasilitasi

“PEMDA melalui Dinas Pertanian Kapuas H Baihaqi mengatakan pihak teknis harus bergerak cepat atasi permasalahan yang dihadapi petani dan saat ini tanaman padi diserang oleh wabah tungro” ujar H. Ahmad Baihaqi selepas menghadiri rakor pertanian dengan pihak terkait di Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas.

Wabah Tungro tersebut jelas mengancam hasil produksi gabah petani nantinya apabila permasalahan tungro ini tidak segera diatasi, penyebaran Tungro ini terlihat sangat cepat maka dari itu kita segera lakukan pencegahan dan perbaikan terhadap lahan yang sudah terdampak.

”Dengan apapun caranya, hentikan penyebaran wabah tungro tersebut” tegas Beliau.

"Dengan kondisi seperti ini, saya sebagai wakil rakyat khususnya dapil 5 yang secara umum wilayah tersebut adalah penghasil pertanian/padi atas kejadian tersebut jelas merasa sangat prihatin." lebih lanjut ia menjelaskan

”Jangan sampai petani kita mengalami kerugian akibat serangan wabah tungro tersebut” ucap Baihaqi.

"Secara teknis permasalahan tersebut menjadi ranahnya pihak Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, agar bisa mengatasi penyebaran wabah tungro agar tidak meluas lagi" pungkas Baihaqi sebagai penutup dan solusi terkait permasalahan ini (red)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!