Barito Selatan 3 menit baca • 22 Sep 2026

TP Posyandu Kalteng Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM dan Salurkan Bantuan Karhutla di Barsel

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 22 September 2026 - 13:13 WIB
Ukuran Teks:
TP Posyandu Kalteng Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM dan Salurkan Bantuan Karhutla di Barsel
Keterangan Gambar: Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, S.H., M.Kn., Melaksanakan Kunjungan dan Sosialisasi/Pembinaan Posyandu di Kabupaten Barito Selatan bertempat di Aula Kantor Kelurahan Buntok Kota Kab. Barito Selatan, Senin (21/09/2026).

 

 

BUNTOK, POTRETKALTENG.COM- Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kunjungan kerja sekaligus sosialisasi dan pembinaan Posyandu di Kabupaten Barito Selatan, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Buntok Kota tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan Posyandu sekaligus mendorong implementasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti implementasi enam bidang SPM berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Transformasi Posyandu diarahkan agar pelayanan tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi juga mencakup sejumlah bidang pelayanan dasar lainnya.

Kegiatan dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Barito Selatan Dr. Hj. Permana Sari, M.Sie., M.M., MBA., yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan, kepala OPD Provinsi Kalimantan Tengah, kepala OPD Kabupaten Barito Selatan, para camat se-Kabupaten Barito Selatan, sesepuh, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, insan media, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, S.H., M.Kn., mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mendampingi rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah di Kabupaten Barito Selatan, khususnya dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain itu, TP Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah juga memberikan intervensi dan dukungan kepada para kader Posyandu di Kabupaten Barito Selatan.

“Kami dari TP Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah 6 SPM juga memberikan intervensi dan juga bantuan kepada seluruh kader, semoga kader Posyandu kita juga semakin semangat dan juga berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Aisyah.

Menurut Aisyah, perhatian terhadap masyarakat terdampak karhutla menjadi bagian penting dari kunjungan tersebut. Pasalnya, bencana karhutla tidak hanya terjadi di Kabupaten Barito Selatan, tetapi juga melanda sejumlah kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.

“Memang tahun ini Kalimantan Tengah dilanda bencana kekeringan yang luar biasa karna pengaruh angin dan letak geografis Kalimantan Tengah sehingga banyak titik api yang masih belum padam. Kemudian juga terkait Karhutla, saat ini Kalimantan Tengah berada dalam status tanggap darurat. Memasuki puncak kemarau pada bulan September, kejadian Karhutla meningkat dan dalam beberapa minggu terakhir telah menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah,” lanjut Aisyah.

Dalam menghadapi kondisi tersebut, Aisyah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus berupaya hadir untuk memberikan dukungan serta mendengarkan kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Pada kesempatan tersebut, Aisyah juga menjelaskan mengenai transformasi Posyandu berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu kini memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas melalui enam bidang SPM.

Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta bidang sosial.

“Harapan kita setiap Posyandu yang ada di Kalimantan Tengah bisa bertransformasi, yang dulunya hanya di bidang kesehatan tapi sudah bertransformasi di 6 bidang SPM,” tutupnya.

Aisyah mengatakan kunjungan ke Kabupaten Barito Selatan merupakan kunjungan pertamanya. Dalam kesempatan tersebut, TP Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah bersama perangkat daerah terkait juga menyerahkan sejumlah bantuan bagi masyarakat terdampak karhutla serta dukungan untuk pelaksanaan intervensi enam bidang Posyandu.

Bantuan yang disalurkan berasal dari sejumlah bidang pelayanan. Dari Sekretariat Posyandu diberikan 25 unit oksigen portabel dan 100 paket sembako.

Dari bidang pendidikan disalurkan 200 kotak masker anak dan 200 kotak susu. Sementara bidang kesehatan memberikan satu set Posyandu Kit serta 100 botol vitamin untuk anak.

Selanjutnya, bidang Pekerjaan Umum memberikan satu unit pompa air. Bantuan tersebut berkaitan dengan fungsi bidang PU dalam mendukung penyediaan air bersih, terutama bagi masyarakat yang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Dari bidang Perumahan Rakyat diberikan 150 botol susu beruang dan 150 botol UC 1000. Sementara bidang Trantibumlinmas menyalurkan masker sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat, khususnya dalam mencegah gangguan kesehatan seperti ISPA akibat paparan asap karhutla.

Adapun dari bidang sosial disalurkan 50 paket kidswear, 50 botol UC 1000, dan 50 botol susu beruang.

Penyerahan bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak karhutla sekaligus memperkuat peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar secara terpadu.

Melalui transformasi enam bidang SPM, TP Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah mendorong agar Posyandu di seluruh wilayah tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari pelayanan dasar masyarakat dalam berbagai sektor sesuai kebutuhan di masing-masing daerah. (Kn)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!