Barito Selatan 2 menit baca • 05 Sep 2026

Perusahaan Swasta Diminta Perkuat Dukungan Penanganan Karhutla di Barsel

Penulis: Admin Potret Kalteng | Sabtu, 5 September 2026 - 12:45 WIB
Ukuran Teks:
Perusahaan Swasta Diminta Perkuat Dukungan Penanganan Karhutla di Barsel
Keterangan Gambar: Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri.

BUNTOK, POTRETKALTENG.COM-Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) meminta perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah setempat untuk turut memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel Agus In'Yulius. Dukungan dari pihak perusahaan dinilai penting untuk membantu mempercepat operasi pemadaman di sejumlah lokasi yang terdampak karhutla.

Dalam penanganan di lapangan, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) masih menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya keterbatasan armada tangki air, sulitnya memperoleh pasokan air, serta akses menuju titik api yang tidak mudah dijangkau.

Karena itu, Pemkab Barsel meminta perusahaan swasta mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung operasi penanganan karhutla. Salah satu bentuk dukungan yang dibutuhkan berupa mobil tangki air untuk membantu proses pemadaman di lokasi kebakaran.

Selain armada tangki air, perusahaan juga diminta membantu menyediakan alat berat seperti ekskavator dan buldoser. Peralatan tersebut dapat digunakan untuk membuat sekat bakar atau *fire break*, sekaligus membuka akses jalan bagi petugas menuju lokasi kebakaran.

Pemkab Barsel juga mengharapkan perusahaan menyiagakan personel lapangan yang nantinya berkoordinasi dengan BPBD dalam pelaksanaan operasi penanganan karhutla.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, masyarakat dan dunia usaha dalam menghadapi bencana karhutla. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas.

Sebelumnya, Pemkab Barsel telah menyampaikan surat kepada sejumlah perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah tersebut. Pemerintah berharap perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata selama kondisi darurat karhutla berlangsung.

Sejumlah perusahaan yang diminta terlibat antara lain PT Multi Tambangjaya Utama, PT Batubara Dua Ribu Abadi, PT Marunda Graha Mineral, PT Asmin Bara Bronang, PT Victor Dua Tiga Mega, PT Cahaya Unggul Prima, PT Bahtera Alam Tamiang, serta para kontraktor yang berada di bawah naungan perusahaan tersebut.

Keterlibatan pihak swasta diharapkan dapat membantu memperkuat kapasitas penanganan di lapangan, sekaligus mengurangi risiko meluasnya kebakaran yang dapat berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!