Pemprov Kalteng 1 menit baca • 23 Feb 2026

Pemprov Kalteng Targetkan 300 Ribu Kartu Huma Betang Terbagikan Sebelum Lebaran

Penulis: Admin Potret Kalteng | Senin, 23 Februari 2026 - 20:46 WIB
Ukuran Teks:
Pemprov Kalteng Targetkan 300 Ribu Kartu Huma Betang Terbagikan Sebelum Lebaran
Keterangan Gambar: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana. (Foto:Yariyanto)




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersiap menyalurkan 300 ribu Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 300 ribu kepala keluarga di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Program ini ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idulfitri.


Kesiapan distribusi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, Kamis (20/2/2026).


 Ia memastikan seluruh kartu telah selesai dicetak dan kini memasuki tahap penyaluran.

Meski proses distribusi segera berjalan, verifikasi dan validasi data tetap dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.


“Verifikasi tetap jalan. Kita pastikan datanya valid,” ujar Rangga.


Untuk memperlancar penyaluran, Pemprov melibatkan relawan Kartu Huma Betang yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TSKS), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Mereka bertugas membantu distribusi sekaligus mengawasi langsung di lapangan.


Tak hanya itu, sistem pemantauan berbasis aplikasi juga disiapkan agar proses pembagian dapat dipantau secara real time, lengkap dengan titik lokasi penyaluran. Dengan sistem tersebut, pemerintah dapat mengetahui jumlah kartu yang telah dibagikan setiap hari dan wilayah yang sudah terjangkau.


Evaluasi program akan dilakukan setiap tiga bulan, termasuk pembaruan data penerima manfaat untuk menjaga akurasi dan transparansi.

Pemprov menargetkan seluruh kartu sudah diterima masyarakat paling lambat sepekan sebelum Lebaran. Rangga pun menegaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.


“Yang perlu digarisbawahi, satu kartu untuk satu keluarga,” tegasnya. (Yz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!