PotretKalteng.com,
Palangka Raya — Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan dukungan penuh bagi
penyelenggaraan ritual Tiwah massal, sebuah upacara sakral bagi umat Hindu
Kaharingan yang diadakan di Jalan Sapan, Palangka Raya, Jumat (11/10/2024).
Dalam kesempatan ini, Penjabat Wali Kota Palangka Raya yang diwakili oleh Staf
Ahli Kota, Urianinu Napulangit, menyampaikan apresiasi pemerintah terhadap
keberlanjutan tradisi dan kesejahteraan umat beragama dalam menjalankan
peribadatan mereka.
Tiwah
adalah ritual adat yang dilakukan untuk menghormati dan mengantarkan roh
leluhur menuju Lewu Tatau, atau alam keabadian. Sebagai bentuk penghormatan
bagi yang telah tiada, Tiwah menjadi momentum penting dalam budaya Dayak, dan
pelaksanaannya melibatkan prosesi adat yang kaya dengan makna dan nilai
spiritual.
Dalam
sambutannya, Urianinu Napulangit menekankan pentingnya peran pemerintah dalam
mendukung kebebasan beribadah dan keberagaman adat di wilayah Palangka Raya.
“Pemko Palangka Raya berkomitmen mendukung penuh setiap kegiatan keagamaan dan
kebudayaan yang menjadi identitas daerah, termasuk upacara Tiwah yang merupakan
tradisi sakral umat Hindu Kaharingan. Hal ini merupakan wujud nyata keberagaman
yang harus kita jaga bersama,” ujar Urianinu Napulangit.
Prosesi Tiwah ini melibatkan berbagai tradisi yang mendalam, mulai dari
tarian adat, persembahan, hingga doa-doa khusus yang dilakukan bersama oleh
para kerabat. Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi masyarakat Dayak untuk
melestarikan kebudayaan mereka, sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi dan
kebersamaan.
Penyelenggaraan Tiwah massal ini juga menjadi kesempatan bagi generasi muda serta
masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat tradisi yang kaya dengan nilai
kehidupan.
Dengan dukungan Pemko, upacara ini berlangsung lancar dan mendapat apresiasi
luas, bahkan dari pengunjung dan wisatawan lokal yang turut hadir menyaksikan
keindahan budaya Dayak.
Upacara
Tiwah ini tak hanya menjadi saksi bagi harmoni dalam keberagaman Palangka Raya,
tetapi juga sebagai ajakan bagi masyarakat untuk menghargai dan melestarikan
nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh leluhur. Melalui partisipasi
bersama, budaya Dayak yang kental dengan makna akan terus terjaga dan memberi
warna dalam kehidupan masyarakat modern.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!