Potretkalteng.com - KAPUAS - Masyarakat Kabupaten Kapuas, khususnya konsumen yang sering berbelanja disekitaran pasar kapuas, mengeluhkan alat ukur timbangan yang digunakan para pedagang dipasar.
Salah satu warga yang mengeluhkan adalah (H) yang keluhkan timbangan para pedagang di pasar kapuas.
Ia mengatakan pernah membeli ikan Patin satu kilo di pasar kapuas, tetapi dirinya merasa curiga dengan berat ikan yang dibelinya.
Sesampainya dirumah Ia pun penasaran dengan berat ikan yang dibelinya tadi dipasar, dan berinisiatif untuk menimbang kembali dirumahnya, ternyata memang benar timbangannya kurang dari satu kilo.
Ini juga terjadi kepada warga inisial (R) yang pernah membeli ikan kering lais dipasar Kapuas mengeluhkan hal yang sama.
"Saya pernah juga membeli ikan lais kering seberat satu kilo, ternyata setelah ditimbang kembali dirumahnya, berat ikan tersebut tidak sampai satu kilo" tuturnya.
Untuk hal ini, warga yang sering berbelanja di wilayah pasar kapuas berharap kepada Pemkab Kapuas dan instansi terkait agar melakukan tera ulang terhadap alat ukur timbangan yang digunakan para pedagang dipasar, untuk memastikan hasil timbangan yang digunakan pedagang memenuhi standar atau tidak.
Menanggapi hal itu terkait alat ukur timbangan para pedagang dipasar Kapuas, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kapuas, Apendi melalui Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, Sumarno mengatakan pihaknya sudah berupaya melakukan pengawasan untuk Unit Takar Timbang dan Perlengkapan (UTTP) di Kuala Kapuas.
Namun kendala sekarang ini pihaknya belum mempunyai tenaga teknis penera. " Inilah membuat tidak terlayani untuk para pedagang yang memiliki alat UTTP, namun sekarang ini untuk pelayanan dan pengawasan tetap berjalan" ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menuturkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas, untuk bekerjasama tentang tenaga penera.
Harapannya untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas nanti bisa memiliki tenaga teknis penera sendiri, satu atau dua tenaga penera sudah cukup, " Pungkasnya.(red)
Her

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!