Kapuas 2 menit baca • 2 jam lalu

Pemkab Kapuas Perkuat Peran KPM dan Data EHDW untuk Percepat Penurunan Stunting

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:25 WIB
Ukuran Teks:
Pemkab Kapuas Perkuat Peran KPM dan Data EHDW untuk Percepat Penurunan Stunting
Keterangan Gambar: Foto Bersama

 

 

KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperkuat upaya pencegahan dan penurunan stunting melalui peningkatan kapasitas serta pemanfaatan data pembangunan manusia berbasis teknologi.

Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Fery Noah, saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Monitoring Evaluasi Electronic Human Development Worker (EHDW) di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas yang diwakili Kepala Bidang Kemasyarakatan dan Desa, Yulia, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Yudianto selaku narasumber, sejumlah kepala OPD, para camat, Ketua Bidang Kesehatan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas, Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Kapuas, kepala desa serta para Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Dalam sambutannya, Fery Noah mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung arah pembangunan Kabupaten Kapuas melalui visi “Kapuas Bersinar”, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman dan Religius.

Menurutnya, pencegahan dan penurunan stunting tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga menyangkut pemenuhan berbagai kebutuhan dasar masyarakat, seperti gizi, sanitasi, air bersih, pendidikan dan perlindungan sosial.

“Pencegahan stunting bukan hanya berbicara mengenai penanganan masalah kesehatan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun generasi Kabupaten Kapuas yang sehat, cerdas, produktif dan berkualitas,” ujar Fery.

Ia menilai keberadaan KPM memiliki peran strategis karena berada dekat dengan masyarakat dan pemerintahan desa. KPM diharapkan mampu membantu mengidentifikasi sasaran, memantau kondisi masyarakat serta mendorong keterpaduan berbagai program pembangunan manusia di tingkat desa.

Selain itu, Fery menekankan pentingnya penggunaan aplikasi EHDW sebagai sarana pendukung tata kelola pembangunan berbasis data. Menurutnya, setiap data yang dimasukkan harus benar, lengkap, akurat dan diperbarui secara berkala.

“Data adalah dasar dalam mengambil keputusan pembangunan. Oleh sebab itu, saya meminta kepada seluruh KPM untuk melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. Pastikan setiap data yang diinput dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan dan dilakukan secara tepat waktu,” tegasnya.

Fery juga meminta para kepala desa memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas KPM, baik melalui fasilitasi, pendampingan maupun dukungan lainnya yang diperlukan.

Sementara kepada perangkat daerah terkait, ia berharap data EHDW yang telah tersedia dapat dimanfaatkan sebagai bahan dalam menyusun program dan kegiatan yang tepat sasaran. Dengan data yang berkualitas, kebijakan serta intervensi pembangunan diharapkan dapat semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menambahkan, percepatan pencegahan dan penurunan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, TP Posyandu, TP PKK, KPM dan seluruh unsur terkait perlu terus diperkuat hingga tingkat desa.

Fery berharap kegiatan peningkatan kapasitas dan monitoring evaluasi EHDW tidak hanya meningkatkan kemampuan KPM dalam mengoperasikan aplikasi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas data pembangunan manusia serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kapuas.

Dengan demikian, pemanfaatan EHDW diharapkan mampu menjadi bagian dari penguatan tata kelola pembangunan yang lebih terencana, terintegrasi dan berbasis data demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kapuas. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!