Barito Selatan 2 menit baca • 1 jam lalu

Pemkab Barsel Perkuat Penanganan Karhutla, Enam Kolam Air Disiapkan

Penulis: Admin Potret Kalteng | Senin, 5 Oktober 2026 - 10:20 WIB
Ukuran Teks:
Pemkab Barsel Perkuat Penanganan Karhutla, Enam Kolam Air Disiapkan
Keterangan Gambar: Rapat evaluasi penanganan Karhutla dan kekeringan di Kabupaten Barito Selatan

 

 

BUNTOK, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Barito Selatan memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahap III sebagai langkah antisipasi menghadapi kondisi kekeringan dan potensi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Evaluasi terkait perpanjangan masa tanggap darurat tersebut dibahas dalam rapat di Aula Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Jumat (2/10/2026).

Rapat dipimpin Bupati Barito Selatan bersama Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST., MT., serta dihadiri Dandim 1012/Buntok, Kapolres Barito Selatan, DPRD Barsel, Kalaksa BPBD, sejumlah kepala OPD dan para camat.

Pj Sekda Barsel, Ita Minarni, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, penanganan kekeringan dan Karhutla masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi adalah akses menuju sejumlah wilayah, khususnya dalam mendukung distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah pun mempertimbangkan pembukaan maupun peningkatan jalan alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak hanya mengandalkan jalur sungai.

Selain persoalan akses, kondisi kekeringan juga meningkatkan risiko terjadinya Karhutla. Terbatasnya ketersediaan sumber air menjadi kendala tersendiri bagi petugas ketika melakukan pemadaman di lokasi yang jauh dari sumber air.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Barsel menyiapkan enam titik kolam penampungan air di wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran berulang.

Keberadaan kolam tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak pengambilan air oleh petugas pemadam sehingga proses penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Di sisi lain, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak musim kemarau.

Distribusi air melalui mobil tangki, penyediaan sumber air permanen melalui sumur bor, serta peningkatan kesiapsiagaan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi dampak kekeringan dan Karhutla.

Ita menambahkan, jumlah titik sumber air permanen nantinya akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Pemkab Barito Selatan juga akan terus melakukan pemantauan serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan Karhutla dan dampak kekeringan dapat berjalan secara optimal.

Perpanjangan Tanggap Darurat Karhutla Tahap III ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Barito Selatan. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!