Pangkalan Bun 2 menit baca • 58 menit lalu

OJK Kalteng Ajak Warga Kobar Menabung dan Berinvestasi dengan Bijak

Penulis: Admin Potret Kalteng | Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:11 WIB
Ukuran Teks:
OJK Kalteng Ajak Warga Kobar Menabung dan Berinvestasi dengan Bijak
Keterangan Gambar: Keterangan Foto: Penyelenggaraan Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. (ist)

 

POTRETKALTENG.COM, KOTAWARINGIN BARAT – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat membangun kebiasaan menabung, memahami investasi, dan merencanakan masa depan melalui puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kegiatan dengan tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera” tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan layanan keuangan formal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengatakan perluasan akses keuangan harus diikuti pemahaman yang memadai agar masyarakat mampu menentukan pilihan finansial secara bijak.

“Inklusi keuangan bukan sekadar memastikan masyarakat memiliki akses terhadap layanan jasa keuangan, tetapi bagaimana akses tersebut dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan. Melalui momentum BIK, World Investor Week, dan Bulan Dana Pensiun, kami mendorong masyarakat untuk membangun kebiasaan menabung, memahami investasi, serta merencanakan masa pensiun sejak dini sebagai fondasi ketahanan finansial jangka panjang,” terang Primandanu.

Data pasar modal menunjukkan jumlah investor Kalimantan Tengah meningkat dari 130.330 orang pada Agustus 2025 menjadi 277.328 orang pada Agustus 2026.

Kotawaringin Barat berkontribusi sebanyak 32.800 investor atau 11,83 persen dari total investor provinsi. Nilai transaksi saham di wilayah tersebut turut meningkat dari Rp13,29 miliar menjadi Rp20,16 miliar.

Sementara itu, aset dana pensiun di Kalimantan Tengah mengalami pertumbuhan 3,9 persen, dari Rp114,84 miliar menjadi Rp119,42 miliar dalam periode yang sama.

Puncak BIK 2026 juga bertepatan dengan World Investor Week dan Bulan Dana Pensiun. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, BI, BEI, KADIN, lembaga jasa keuangan, perguruan tinggi, dan mitra strategis lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, Rody Iskandar, yang mewakili bupati, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah, OJK, lembaga jasa keuangan, dan dunia usaha dalam meningkatkan literasi serta memperluas akses keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM, generasi muda, penyandang disabilitas, dan masyarakat perdesaan. Dengan akses keuangan yang semakin merata, perekonomian daerah diharapkan dapat tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan,” terang Rody.

Sebanyak 400 peserta mengikuti talkshow keuangan secara hybrid dengan narasumber dari OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, dan BPJS Ketenagakerjaan. Diskusi membahas layanan keuangan, risiko penipuan digital, aktivitas keuangan ilegal, investasi, dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Stan layanan perbankan dan pasar modal juga disediakan untuk membantu peserta memperoleh informasi dan berkonsultasi mengenai produk keuangan formal.

OJK berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan literasi, memperluas akses keuangan, dan memperkuat ketahanan finansial masyarakat Kalimantan Tengah.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!