PANGKALAN BUN, POTRETKALTENG.COM – Kabar duka menyelimuti Bumi Marunting Batu Aji. Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kehilangan salah satu putri terbaiknya. Mantan anggota DPD RI sekaligus istri Bupati Kobar periode 2005-2015 H. Ujang Iskandar, Hj Yustina Ismiati, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026) pagi.
Almarhumah mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.00 WIB saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Kariadi, Semarang, Jawa Tengah. Sebelum berpulang, kesehatan tokoh perempuan kelahiran Salatiga tahun 1970 ini dikabarkan sempat menurun dan membutuhkan perawatan intensif.
Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa jenazah almarhumah akan dipulangkan ke kediamannya untuk dimakamkan di Pangkalan Bun. Kakak ipar almarhumah, Sugiyanto, membenarkan kabar tersebut namun menyatakan bahwa detail waktu pemakaman masih dalam proses koordinasi.
"Rencananya akan dibawa dan dimakamkan di Pangkalan Bun. Namun, kami masih menunggu kepastian lebih lanjut terkait waktu keberangkatan dan proses pemakamannya," ujar Sugiyanto.
Kepergian Hj Yustina Ismiati memicu gelombang ucapan duka di berbagai platform media sosial. Hal ini tidak terlepas dari rekam jejak panjangnya dalam melayani masyarakat Kalimantan Tengah.
Selama masa hidupnya, lulusan S2 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang ini dikenal sebagai sosok yang aktif dan berwibawa. Berikut adalah perjalanan karier dan pengabdian beliau:
-1990–1993: Mengawali karier profesional di Bank BRI.
-2005–2015: Menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kotawaringin Barat mendampingi suaminya, H. Ujang Iskandar.
-Legislator: Pernah mengemban amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.
-Senator: Mewakili masyarakat Kalimantan Tengah sebagai anggota DPD RI.
Almarhumah meninggalkan empat orang anak. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi warga yang mengenang kontribusinya dalam berbagai kegiatan sosial dan politik di daerah.
"Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran dalam menghadapi ujian ini," doa salah seorang warga melalui pesan singkat.
RT

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!