MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tandak
Intan Kaharingan (LPT-IK) Pusat, Parada LKDR, turut hadir dalam pembukaan FTIK ke-XII
di Barito Utara dan menekankan pentingnya festival ini sebagai gerakan budaya. FTIK harus
menjadi lebih dari sekadar perlombaan semata.
Parada LKDR menegaskan bahwa FTIK merupakan upaya terstruktur untuk menanamkan
dan memperdalam pemahaman terhadap ajaran Hindu Kaharingan. Festival ini adalah
media untuk menjaga agar warisan budaya spiritual tetap hidup dari generasi ke generasi.
Kehadiran Ketua Umum LPT-IK Pusat memberikan legitimasi tinggi terhadap
penyelenggaraan FTIK di Barito Utara. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki
dampak dan relevansi yang luas di tingkat nasional.
Beliau juga menyoroti bahwa festival ini penting untuk menumbuhkan talenta-talenta baru di
bidang tandak dan ritual keagamaan. Regenerasi menjadi kunci pelestarian budaya
Kaharingan di masa depan.
Oleh karena itu, FTIK XII diharapkan mampu menjadi ikon kebudayaan unggulan
Kalimantan Tengah yang tidak hanya dikenal di pentas nasional, tetapi juga mampu
memperkokoh spiritualitas dan karakter masyarakat Dayak.
RI

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!