BARITO UTARA, POTRETKALTENG.COM – Acara syukuran menempati rumah jabatan ini kental dengan nuansa adat dan tradisi lokal. Kegiatan diawali dengan prosesi pemotongan hompong, sebuah simbol adat penyambutan yang penuh makna.
Prosesi ini dilanjutkan dengan penampilan tarian penyambutan khas Dayak dan iringan hadrah sholawatan saat Bupati dan Wakil Bupati memasuki rumah jabatan. Rangkaian budaya ini menunjukkan penghormatan terhadap tradisi lokal dan nilai-nilai keagamaan.
Penggabungan antara tradisi Dayak dan nuansa Islami (hadrah sholawatan) mencerminkan kekayaan budaya dan kerukunan antar umat beragama di Barito Utara. Hal ini menjadi pesan simbolis bagi kepemimpinan baru untuk merangkul semua elemen masyarakat.
Rangkaian adat yang khidmat ini diharapkan dapat memberikan aura positif, ketenangan, dan keselamatan bagi Bupati dan keluarga selama menempati rumah jabatan serta menjalankan tugas pemerintahan.
RI

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!