Barito Timur 2 menit baca • 7 jam lalu

Karhutla Barito Timur Capai 671,5 Hektare, Pemkab Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Kering

Penulis: Admin Potret Kalteng | Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:45 WIB
Ukuran Teks:
Karhutla Barito Timur Capai 671,5 Hektare, Pemkab Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Kering
Keterangan Gambar: Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Bupati Barito Timur.

 

 

TAMIANG LAYANG, POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus memperkuat langkah penanganan dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca yang masih diperkirakan kering hingga Oktober 2026.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Karhutla yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis (1/10/2026).

Rapat tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan karhutla sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor. Sejumlah agenda dibahas, mulai dari perkembangan titik api, evaluasi perpanjangan status tanggap darurat, distribusi air bersih, dampak terhadap kesehatan masyarakat, hingga dukungan anggaran untuk penanganan bencana.

Berdasarkan laporan BPBD Damkar Barito Timur, tercatat sebanyak 704 kejadian karhutla dengan total luas lahan yang terbakar mencapai 671,5 hektare secara kumulatif.

Meski jumlah kejadian menunjukkan tren penurunan, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, sejumlah titik panas masih mengalami peningkatan dan terdapat lokasi yang sulit dijangkau oleh petugas di lapangan.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi kering, seluruh unsur terkait diminta tidak lengah dan tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi munculnya kebakaran baru.

Sekda Barito Timur Misnohartaku menekankan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi. Ia juga meminta pembaruan data kejadian karhutla dilakukan setiap hari agar perkembangan kondisi di lapangan dapat dipantau secara akurat dan menjadi dasar pengambilan langkah penanganan.

Selain itu, kebutuhan operasional petugas juga menjadi perhatian, termasuk ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), peralatan pemadaman, serta dukungan personel dari perangkat daerah.

“Posko Kabupaten tetap difungsikan sebagai pusat informasi dan koordinasi dalam penanganan karhutla,” demikian salah satu penekanan dalam rapat tersebut.

Dampak kondisi lingkungan akibat karhutla juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dari sisi kesehatan masyarakat.

Dinas Kesehatan Barito Timur melaporkan sebanyak 2.336 kasus gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi yang terjadi, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu, tercatat 173 kasus diare selama periode 18 Agustus hingga 30 September 2026.

Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kualitas udara serta memastikan ketersediaan obat-obatan dan masker. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak juga terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko kesehatan akibat kondisi lingkungan.

Di sisi lain, kebutuhan air bersih masyarakat turut menjadi perhatian. Hingga saat ini, distribusi air bersih yang telah disalurkan tercatat mencapai 4.460 liter.

Rapat koordinasi juga mengevaluasi keberlanjutan status tanggap darurat, penyaluran bantuan air bersih, dukungan operasional bagi para relawan, serta pertanggungjawaban penggunaan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur. Sinergi antara pemerintah daerah, petugas lapangan, relawan, perangkat daerah, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat sekaligus mencegah terjadinya kebakaran susulan.

Dengan potensi cuaca kering yang masih berlangsung, kewaspadaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya mencegah meluasnya karhutla di wilayah Barito Timur. (Kn)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!