Pemprov Kalteng 2 menit baca • 47 menit lalu

Kapolres Kapuas Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Sei Pasah

Penulis: Admin Potret Kalteng | Jumat, 25 September 2026 - 05:16 WIB
Ukuran Teks:
Kapolres Kapuas Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Sei Pasah
Keterangan Gambar: Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari bersama personel gabungan saat melakukan pemadaman dan pembasahan Karhutla di wilayah Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., turun langsung memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah RT 05, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kamis (24/9/2026).

Kebakaran diketahui terjadi pada lahan sekitar tiga hektare yang didominasi semak belukar dengan kondisi tanah gambut yang kering. Kondisi tersebut membuat api berpotensi kembali muncul apabila tidak dilakukan pemadaman dan pembasahan secara maksimal.

Kapolres bersama personel Polres Kapuas dan Polsek Kapuas Hilir langsung bergerak ke lokasi untuk mengendalikan titik api. Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan cairan X-Fire guna membantu mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api kembali menyala.

Penanganan Karhutla melibatkan personel gabungan, terdiri dari lima personel TNI, lima personel Polsek Kapuas Hilir, empat personel MPA Kecamatan Kapuas Hilir, empat personel MPA Sei Asam, enam personel MPA Sei Pasah, serta 10 personel Posko Karhutla Polres Kapuas.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju lokasi yang cukup sulit serta tidak tersedianya sumber air di sekitar titik api. Keterbatasan peralatan dan jumlah personel juga menjadi tantangan dalam penanganan.

Untuk menjangkau lokasi yang sulit dilalui kendaraan roda empat, petugas memanfaatkan kendaraan roda dua. Seluruh personel kemudian bekerja secara bersama-sama melakukan pemadaman sekaligus pembasahan lahan.

Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan sinergi seluruh unsur yang berada di lapangan.

Menurutnya, kondisi lahan gambut yang kering harus mendapat perhatian khusus karena api dapat kembali muncul jika proses pembasahan tidak dilakukan secara optimal.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, MPA, serta seluruh pihak yang membantu penanganan Karhutla di lokasi.

Berkat respons cepat dan kerja sama tim gabungan, proses pemadaman dan pembasahan berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.35 WIB. Petugas kemudian memastikan lahan telah dibasahi guna mengurangi risiko munculnya kembali titik api.

Polres Kapuas kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!