Pemprov Kalteng 2 menit baca • 58 menit lalu

Gubernur Kalteng Salurkan 1.000 Masker dan Multivitamin untuk Warga Terdampak Karhutla di Kotim

Penulis: Admin Potret Kalteng | Minggu, 20 September 2026 - 07:13 WIB
Ukuran Teks:
Gubernur Kalteng Salurkan 1.000 Masker dan Multivitamin untuk Warga Terdampak Karhutla di Kotim
Keterangan Gambar: Foto Bersama

SAMPIT, POTRETKALTENG.COM- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menyalurkan bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bantuan tersebut berupa 1.000 paket bubur kacang hijau dan telur rebus yang telah dibagikan pada 17 September 2026. Kemudian, pada 19 September 2026, disalurkan kembali 1.000 masker dan multivitamin kepada masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Kalimantan Tengah bersama DPC GMNI Kotawaringin Timur.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla, khususnya terhadap kesehatan dan kebutuhan dasar di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Kondisi karhutla di sejumlah wilayah Kalteng masih membutuhkan penanganan. Di Kabupaten Kotawaringin Timur, status tanggap darurat karhutla diperpanjang hingga 30 September 2026 karena masih terdapat titik api serta sejumlah lokasi bekas kebakaran yang membutuhkan penanganan dan pendinginan.

Melalui bantuan makanan bergizi, masker, dan multivitamin, masyarakat diharapkan dapat memperoleh dukungan untuk menjaga kondisi tubuh sekaligus mengurangi paparan dampak kabut asap saat beraktivitas.

Ketua DPD GMNI Kalimantan Tengah, Maulana Uger, S.T., mengatakan pihaknya mengapresiasi perhatian Gubernur Kalteng terhadap masyarakat Kotim yang terdampak karhutla.

“Kami mengapresiasi kepedulian Bapak Gubernur Kalimantan Tengah terhadap masyarakat Kotawaringin Timur yang saat ini menghadapi dampak karhutla. DPD GMNI Kalteng bersama DPC GMNI Kotim siap menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat melalui penyaluran bantuan ini,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan GMNI dalam penyaluran bantuan merupakan bentuk kehadiran organisasi mahasiswa di tengah persoalan masyarakat.

“Bagi kami, GMNI harus hadir ketika rakyat menghadapi persoalan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Kotawaringin Timur Wahyu Ceria menyampaikan bahwa persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan dan kehidupan masyarakat.

“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan kehidupan masyarakat. Karena itu, penanganannya membutuhkan kolaborasi. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk melewati kondisi karhutla di Kotawaringin Timur,” ungkapnya.

GMNI menilai penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, organisasi kepemudaan, mahasiswa, relawan hingga dunia usaha.

Sebelumnya, pada 28 Agustus 2026, Gubernur Kalteng juga melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kotawaringin Timur untuk meninjau penanganan karhutla sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat dan relawan. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut membagikan masker sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap.

DPD GMNI Kalteng dan DPC GMNI Kotim menyatakan akan terus mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak karhutla. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!